PEMALANG – Permasalahan petani di Kabupaten Pemalang seakan tidak ada habisnya. Permasalahan itu muncul dari sejak tanam padi sampai dengan panen. Dari mulai irigasi, kelangkaan pupuk, hingga saat panen tiba, masih menjadi problem para petani di Kabupaten Pemalang. Permasalahan itu disampaikan Dewan Pakar DPP PKS Rizal Bawazier saat pertemuan bersama Wartawan di Pemalang, Sabtu (4/2/2023)
Permasalahan itu juga disampaikan ketua DPD PKS Kabupaten Pemalang Suwarso.’ Suwarso mengatakan, petani di Pemalang seakan tidak pernah mendapatkan untung, karena sejak akan mulai cocok tanam sudah dipusingkan dengan masalah pengairan, setelah tanam padi selesai giliran akan memupuk, pupuknya sulit didapatkan karena tiba-tiba terjadi kelangkaan. Tidak berhenti disitu, setelah panenpun masih menjadi persoalan, karena harga jual gabah (padi basah) murah, tidak nutup untuk biaya operasional sehingga petani merugi.
“Hasil panen padi banyak yang diangkut oleh pembeli dari luar kota, meskipun nantinya setelah jadi beras kembali lagi ke Pemalang, hal itulah yang menjadikan harga beras mahal, padahal saat membeli dari petani Pemalang murah sekali,” ujarnya.
Menanggapi permasalahn tersebut, Dewan Pakar DPP PKS Rizal Bawazier menyampaikan, pengairan sawah mengalir dari punggung atau selatan ke utara. Oleh karenanya, petani yang berada dibawah atau utara, tidak kebagian air karena sudah digunakan oleh petani yang berada di depan.atau punggung.
“Ini harusnya dinas terkait yang mengatur, bagaimana agar air bisa merata dari punggung sampai ke bawah,” jelas RB, sapaan Rizal Bawazier.
RB mengatakan, solusi lainnya harus ada saluran irigasi lagi, harus dibuat saluran irigasi lagi, agar para petani bisa merata menikmati air untuk irigasi sawah pertanian mereka.
“Kita buat saluran irigasi lagi dan ini proyek nasional yang menjadi salah satu proyek yang ada di Pemalang. Ini harus lari ke saya, harus dibawa ke saya,” tegasnya.
RB berjanji akan mengupayakan solusi bagi para petani di Pemalang seandainya nanti lolos dan masuk ke senayan menjadi anggota DPR RI dari Fraksi PKS Dapil Jawa Tengah X yang meliputi Kabupaten Pemalang, Kabupaten dan Kota Pekalongan serta Kabupaten Batang. (tris)














