banner 325x300
banner 325x300
Kutai Barat

Kubar Kirim 668 Atlet ke Porprov Kaltim, Bonus Emas Rp 50 Juta

×

Kubar Kirim 668 Atlet ke Porprov Kaltim, Bonus Emas Rp 50 Juta

Sebarkan artikel ini

KUBAR – Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mengirim 668 atlet untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 di Kabupaten Paser. Kontingen yang mengikuti 50 cabang olahraga (cabor) ini menjadi kontingen terbesar sepanjang sejarah keikutsertaan Kubar dalam ajang olahraga tingkat provinsi.

Pelepasan kontingen dilakukan oleh Bupati Kutai Barat Frederick Edwin melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Erick Victory di Alun-Alun Itho Sendawar, Kamis (29/10/2026).

Ketua Harian Kontingen Porprov Kubar, Arkadius Elly, mengatakan kontingen kali ini terdiri dari 668 atlet, 241 ofisial, 50 manajer tim, dan 48 anggota panitia kontingen.

“Untuk Porprov kali ini kita mengikuti 50 cabang olahraga dengan 668 atlet. Ini merupakan kontingen terbesar sepanjang sejarah keikutsertaan Kabupaten Kutai Barat dalam pekan olahraga tingkat provinsi,” kata Arkadius.

Dia menjelaskan, para atlet mulai bertanding pada 2 November 2026. Sejumlah cabor, termasuk sepatu roda, dijadwalkan bertanding lebih awal di luar Kabupaten Paser.

Sementara itu, pertandingan terakhir dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2026, yakni cabang olahraga tarung derajat.

Sebagian besar pertandingan akan berlangsung di Kabupaten Paser. Namun, terdapat 11 cabor yang bertanding di luar Paser, yakni di Samarinda, Balikpapan, dan Berau.

Arkadius meminta seluruh atlet berjuang maksimal untuk meraih prestasi dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

“Kami mengakui ada kendala, ada kekurangan, dan ada keterbatasan. Namun, jangan sampai hal itu mengurangi semangat kita terutama untuk mencapai prestasi maksimal di Kabupaten Paser,” ujarnya.

Ketua KONI Kutai Barat, Alsiyus, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, khususnya Bupati Frederick Edwin, atas dukungan anggaran untuk pembinaan dan persiapan atlet menghadapi Porprov VIII Kaltim.

Dia menyebutkan, pada 2025 pemerintah daerah menganggarkan Rp 5 miliar untuk babak kualifikasi. Sementara pada 2026, anggaran sebesar Rp 5,1 miliar dialokasikan untuk pemusatan latihan atau training center (TC) dan telah disalurkan kepada seluruh cabor.

Selain itu, pemerintah daerah menyiapkan anggaran sekitar Rp 6 miliar untuk keberangkatan kontingen dan mendukung kebutuhan selama mengikuti pertandingan di Kabupaten Paser.

“Kami berharap anggaran keberangkatan ini bisa segera cair sebelum pembukaan Porprov,” kata Alsiyus.

Tak hanya mendukung pembinaan dan keberangkatan, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat juga menyiapkan pagu anggaran bonus atlet sebesar Rp 10 miliar.

Alsiyus mengatakan, bonus tersebut diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk berjuang meraih medali dan mengharumkan nama Kutai Barat.

Adapun besaran bonus yang disampaikan Alsiyus yakni Rp 50 juta untuk peraih medali emas, Rp 30 juta untuk peraih perak, dan Rp 20 juta untuk peraih perunggu.

“Baru kali ini pemerintah menganggarkan dana sampai Rp 10 miliar untuk bonus atlet. Semoga ini menjadi motivasi bagi para atlet untuk berprestasi dan membawa pulang medali emas bagi Kutai Barat,” ungkapnya.

RICARD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *