KUBAR – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Barat (Kubar) akan mengumumkan besaran anggaran untuk 50 cabang olahraga (cabor) yang mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) ke-8 di Kabupaten Paser pada 30 Oktober 2026.
Hal itu disampaikan Ketua KONI Kubar, Alsiyus, dalam rapat persiapan pelepasan kontingen di Sekretariat KONI Kubar, Kompleks Business Center, Kecamatan Barong Tongkok, Selasa (27/10/2026) malam.
Alsiyus mengatakan, pelepasan kontingen dijadwalkan pada 29 Oktober 2026. Namun, sebanyak 14 cabor harus berangkat lebih awal karena jadwal pertandingan dimulai sebelum pembukaan Porprov pada 14 November 2026.
“Kami membahas persiapan cabor-cabor berangkat ke Porprov, termasuk hasil technical delegate dan kebutuhan atlet menjelang keberangkatan,” kata Alsiyus.
Terkait anggaran, KONI Kubar meminta cabor yang harus berangkat lebih awal agar mencari pinjaman dana sementara. KONI berjanji mempercepat pencairan anggaran paling lambat sebelum pembukaan Porprov.
“Kepastian berapa anggaran yang diterima setiap cabor akan kami umumkan pada 30 Oktober. Ada 50 cabor yang mengikuti Porprov dan masing-masing akan kami putuskan alokasinya,” ujarnya.
Selain anggaran, rapat juga membahas kekurangan training pack atau perlengkapan kontingen. Alsiyus menjelaskan, pengadaan training pack ditangani Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), sedangkan data pengajuan sebelumnya belum mencakup seluruh atlet yang lolos ke Porprov.
Menurutnya, jumlah training pack yang diajukan sebelumnya sebanyak 442 paket. Sementara itu, jumlah atlet yang lolos babak kualifikasi dan berhak mengikuti Porprov mencapai 687 orang. Jika ditambah pelatih dan ofisial, kebutuhan perlengkapan diperkirakan mendekati 1.000 paket.
“Memang idealnya training pack disiapkan sekitar 1.000 paket. Namun, kami memastikan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial tetap mendapatkan perlengkapan sebelum pelepasan kontingen pada 29 Oktober,” jelasnya.
Alsiyus menyebutkan, kekurangan lebih dari 500 paket telah dicarikan solusi melalui kesepakatan bersama. Meski perlengkapan yang diterima tidak seluruhnya sama, setiap anggota kontingen setidaknya akan mendapatkan baju, celana, dan topi.
Menjelang pertandingan, Alsiyus berpesan kepada seluruh atlet dan pelatih agar menjaga kesehatan, mempersiapkan diri secara maksimal, serta menjunjung tinggi sportivitas.
“Kami berharap atlet menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri dengan baik agar bisa meraih hasil maksimal serta membawa pulang medali emas sebanyak-banyaknya untuk Kutai Barat,” pungkasnya.
RICARD













