PRINGSEWU – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Pringsewu menggelar Kursus Pelatih Lisensi D PSSI yang berlangsung pada 23–28 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sepak bola sekaligus memperkuat pembinaan pemain usia dini di daerah.
Kursus yang dilaksanakan di Kabupaten Pringsewu itu diikuti 30 peserta, terdiri dari 24 peserta asal Pringsewu dan enam peserta dari luar daerah. Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelatih, pembina Sekolah Sepak Bola (SSB), guru olahraga hingga pegiat sepak bola.
Ketua PSSI Kabupaten Pringsewu mengatakan, pelaksanaan kursus tersebut merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembinaan sepak bola di tingkat akar rumput. Menurutnya, keberadaan pelatih yang kompeten menjadi salah satu kunci lahirnya pemain-pemain berbakat yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
“Kami berharap melalui Kursus Pelatih Lisensi D PSSI ini lahir pelatih-pelatih yang memiliki kompetensi, integritas, dan pemahaman sepak bola modern sehingga dapat meningkatkan kualitas pembinaan di SSB maupun klub-klub yang ada di Kabupaten Pringsewu,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum PSSI Kabupaten Pringsewu, Marzeri Turangga Muslim, M.Pd., menjelaskan bahwa kursus tersebut menghadirkan instruktur yang ditugaskan langsung oleh PSSI Pusat.
“Kursus ini menghadirkan Coach Mundari Karya sebagai Coach Educator, didampingi Coach Rici dan Coach Ranu sebagai asisten instruktur. Kami bersyukur kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Disporapar, dan KONI Kabupaten Pringsewu sehingga dapat terlaksana dengan baik,” kata Marzeri.
Selama enam hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi teori dan praktik yang mencakup filosofi sepak bola, metodologi kepelatihan, teknik dasar, taktik permainan, perencanaan program latihan, hingga evaluasi pemain. Seluruh materi disampaikan oleh instruktur resmi PSSI yang memiliki sertifikasi dan pengalaman di bidang kepelatihan.
Program kursus pelatih berlisensi merupakan bagian dari strategi nasional PSSI dalam meningkatkan kualitas pelatih di seluruh Indonesia. Langkah tersebut dilakukan guna memperkuat fondasi pembinaan sepak bola dari tingkat grassroots atau akar rumput.
Melalui penyelenggaraan Kursus Pelatih Lisensi D ini, PSSI Kabupaten Pringsewu berharap dapat melahirkan lebih banyak pelatih berlisensi yang mampu menerapkan metode kepelatihan modern dan profesional. Kehadiran pelatih berkualitas dinilai akan menjadi modal penting dalam menciptakan sistem pembinaan yang terstruktur, berkelanjutan, dan mampu mendukung kemajuan sepak bola Pringsewu di masa mendatang.(R17@l)














