KUBAR – Pengurus Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKAB) Kutai Barat (Kubar) periode 2026-2030 resmi dilantik di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Barong Tongkok, Sabtu (23/5/2026). Kepengurusan baru langsung ditarget meraih hasil lebih baik pada Porprov Kaltim 2026 di Kabupaten Paser.
Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kalimantan Timur, Fuad Assegaf. Sejumlah pejabat dan tokoh olahraga turut hadir, di antaranya Ketua KONI Kutai Barat Alsiyus, Kadispora Kubar Gamas Laden, Ketua KORMI Kubar Hengki, serta Sekretaris PSSI Kubar Suwanto.
Fuad Assegaf, menyampaikan kepengurusan AFKAB Kubar yang baru segera menyusun program kerja untuk menghadapi agenda terdekat, yakni Porprov Kaltim 2026.
“Harapannya setelah pelantikan ini teman-teman bisa menyusun program kerja yang mampu memaksimalkan hasil di Porprov 2026 di Paser,” kata Fuad.
Ia mengatakan, pada Babak Kualifikasi (BK) Porprov tim futsal putra Kutai Barat berhasil meraih medali perunggu. Karena itu, AFP Kaltim berharap prestasi tersebut dapat meningkat menjadi emas.
“Kalau bisa tentu targetnya meraih medali emas,” ujarnya.
Fuad menilai antusias masyarakat Kutai Barat terhadap futsal cukup tinggi. Hal itu terlihat dari banyaknya turnamen yang digelar di Kubar.
Ia juga mendorong agar event futsal usia dini terus digelar secara rutin untuk melahirkan atlet potensial di tingkat provinsi hingga nasional.
“Harapannya kegiatan pembinaan usia dini terus berjalan,” tambahnya.
Selain itu, Fuad mengungkapkan AFP Kaltim akan menggelar kongres provinsi pada 12 Juni mendatang untuk membahas program kerja, termasuk Liga Nusantara dan persiapan Porprov.
Sementara itu, Ketua AFKAB Kubar Fransiskus Rizki Rinaldo mengaku optimistis mampu membawa futsal Kubar berkembang lebih baik setelah resmi dilantik.
Menurutnya, kepengurusan baru mendapat dukungan positif dari klub-klub futsal maupun pengurus sebelumnya.
“Sebagian besar klub mendukung kepengurusan yang baru. Jadi tidak ada kendala berarti dalam proses kongres maupun pelantikan,” ujar Rizki.
Ia menyebut minat masyarakat terhadap futsal di Kutai Barat sangat besar. Setiap turnamen yang digelar selalu diikuti banyak tim.
“Minat futsal di Kutai Barat sangat tinggi. Tantangannya sekarang bagaimana mempertahankan dan meningkatkan perkembangan itu,” katanya.
AFKAB Kubar, lanjut Rizki, akan fokus memperbanyak kompetisi mulai tingkat SD, SMP, SMA hingga umum. Selain itu, peningkatan kualitas wasit dan pelatih juga menjadi perhatian utama.
“Kami ingin perkembangan futsal berjalan seimbang, bukan hanya turnamen tetapi juga kualitas SDM,” jelasnya.
Rizki juga menyinggung capaian futsal Kubar pada Babak Kualifikasi (BK) Porprov Kaltim 2025. Tim putra berhasil meraih medali perunggu, sedangkan tim putri lolos ke Porprov.
“Harapan kami di Porprov nanti bisa meraih hasil yang lebih baik dari sekadar perunggu,” ungkapnya.
Ia optimistis futsal putri Kutai Barat memiliki potensi besar jika pembinaan dilakukan lebih maksimal. Menurutnya, beberapa pemain asal Kubar bahkan sudah memperkuat daerah lain.
Dalam kepemimpinannya, Rizki membawa visi menjadikan AFKAB Kubar sebagai organisasi yang solid, profesional, dan berprestasi dalam mencetak atlet muda berbakat.
“Kami ingin Afkab Kutai Barat menjadi wadah yang mampu mempersatukan organisasi secara solid dan profesional, serta melahirkan atlet-atlet muda yang disiplin dan berprestasi,” pungkasnya.












