DaerahPringsewu

Diduga Korsleting Saat Cas HP, Rumah Warga di Pekon Wates Ludes Terbakar

29
×

Diduga Korsleting Saat Cas HP, Rumah Warga di Pekon Wates Ludes Terbakar

Sebarkan artikel ini

Pringsewu- Satu unit rumah permanen milik seorang aparatur sipil negara (ASN) di RT 01 RW 01 Pekon Wates, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, ludes dilalap si jago merah, Selasa (19/5/2026) pagi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta.

Kapolsek Gadingrejo, Iptu Sugiyanto menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.15 WIB. Rumah yang terbakar berukuran 23 x 11 meter itu diketahui milik Agung Setiawan (40), seorang pegawai negeri sipil.

“Api pertama kali diketahui warga yang sedang melintas di sekitar lokasi. Warga kemudian memberitahukan kepada pemilik rumah,” kata Iptu Sugiyanto dalam keterangannya mewakili Kapolres Pringsewu AKBp M. Yunnus Saputra

Mendapat kabar tersebut, pemilik rumah langsung masuk untuk mengecek sumber api. Namun saat berada di dalam rumah, kobaran api sudah membesar dan membakar horden kamar bagian depan serta sebagian plafon rumah.

Panik melihat api terus membesar, korban bersama warga sekitar berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Namun api sulit dikendalikan lantaran di dalam rumah terdapat banyak material yang mudah terbakar.

Kobaran api baru berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Proses pemadaman juga dibantu petugas PLN yang melakukan pemutusan aliran listrik demi mencegah api semakin meluas.

Insiden kebakaran tersebut juga sempat membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi tersendat. Banyak warga dan pengendara yang melintas berhenti untuk melihat proses pemadaman, sehingga menyebabkan antrean kendaraan di ruas jalan sekitar rumah korban.

Beruntung saat kejadian penghuni rumah sedang berada di luar, sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Meski demikian, seluruh bangunan rumah beserta isinya hangus terbakar, termasuk sejumlah surat penting dan barang berharga milik korban.

“Kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta,” ujar Kapolsek.

Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran. Namun dugaan sementara, api berasal dari hubungan arus pendek listrik saat proses pengisian daya telepon genggam di kamar tengah. Percikan api kemudian dengan cepat menyambar kain horden dan plafon rumah hingga memicu kebakaran besar. (R17@l)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *