Malut- Pihak Kepolisian Mapolres Halmahera Utara (Halut) Maluku Utara, secara resmi merilis nama dan identitas para pendaki gunung merapi Dukono yang terkena dampak erupsi, pada Jumat (8/5).
Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu menyampaikan terkait dengan Identitas para pendaki yang telah di evakuasi.
“Diantaranya, dengan Identitas WNI ( Warga Negara Indonesia) Pertama, atas nama, HAIRUDIN Doro (Porter)
(26) Jenis kelamin Laki-laki warga Loloda Baja seorang mahasiswa
Mengalami luka dislokasi tangan kanan karena material erupsi. Kedua, Battiar Bahdar (Porter) (24) Jenis kelamin Laki-laki warga Gambesi Ternate Selatan seorang Mahasiswa. Ketiga, Yusrin Latif (Porter)
( 23) jenis kelamin Laki-laki warga Gambesi Ternate Selatan. Keempat, Ahmad Asmar (Porter)
( 22) jenis kelamin Laki-laki warga BTN Pohon Pala kota Ternate seorang Mahasiswa. Kelima, Sahrul Asim (Porter)
(26) jenis kelamin Laki-laki warga Bastiong Taga Game seorang Mahasiswa. Keenam, Jailan Ayub (Penanggung Jawab)
(45) jenis kelamin: Laki-laki warga Bastiong. Ketuju, Reza Selang (Penanggung Jawab) (35) jenis kelamin Laki-laki seorang wiraswasta warga Koloncucu Ternate utara kota ternate. Kedelapan Riska miska Isbar (29) perempuan seorang mahasiswa mengalami luka ringan. Kesembilan, Fiki Nafila ( 27) perempuan seorang Mahasiswa. Kesepulu, Sudin Juanga (guide warga Mamuya)
(45) Laki-laki warga Desa Mamuya Galela,” jelas Kapolres Halut.
Sementara, untuk Identitas WNA( Warga Negara Asing) yang berhasil di evakuasi.
“Mereka diantaranya. Pertama, Phoebe Low Pei Qi (33) perempuan
asal Negara Singapura
Luka ringan leced di betis sebelah kiri. Kedua, Toh yu ming eugene (30) Laki-laki
asal Negara Singapura (Luka bakar dibagian kaki sebelah kiri). Ketiga, Ong shilin selene (37) seorang perempuan asal negara Singapura. Keempat, Iris
(31) perempuan
asal negara Singapura. Kelima, Venessa lee
(30) seorang Perempuan asal negara Singapura. Keenam, Geraldine lee
(30) perempuan
asal negara Singapura. Ketuju, Shan De
(28) perempuan
asal negara Singapura.
Sedangkan, 2 (dua) orang Identitas Korban WNA yang Telah di temukan, namun belum bisa Evakuasi dan 1 (satu) orang korban WNI yang Belum di temukan, Karena Masi ada letusan Gunung merapi Dukono.
“Mereka Timothy heng(Korban Belum Evakuasi) jenis kelamin Laki-laki asal negara: Singapura dan Shahin Muhrez (Korban Belum Evakuasi) seorang Laki-laki asal Negara Singapur serta Enjel (Korban Belum di temukan) WNI berjenis kelamin perempuan,” ungkap Kapolres.












