Malut- Tim Gabungan TNI/Polri, SAR, BPBD bersama warga Mamuya Galela berhasil menemukan satu korban dalam keadaan meninggal, akibat erupsi vulkanik Gunung Api Dukono di kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.
Ketahui, korban ditemukan di dekat kawah gunung setelah sebelumnya dilaporkan hilang.
Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani kepada media membenarkan penemuan tersebut, posisi korban saat pertama kali ditemukan berada di bawah timbunan material abu vulkanik di area yang sangat dekat dengan pusat aktivitas vulkanik.
“Benar Tim sudah menemukan salah satu korban. Namun untuk identitas maupun ciri-ciri korban belum bisa dipastikan secara jelas, karena saat ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” kata Iwan.
Posisi korban baru dapat dipastikan sekitar pukul 14.20 WIT setelah kabut tebal dan debu vulkanik yang menyelimuti lereng gunung sejak pagi hari.
lanjut Iwan, Tim gabungan terus berupaya melakukan evakuasi jenazah dari lokasi penemuan menuju posko utama. Kendati demikian, proses evakuasi di lapangan menghadapi hambatan besar lantaran Gunung Dukono masih terus mengeluarkan erupsi dan kondisi cuaca di puncak yang tidak menentu.
Untuk dua korban lainnya masih dalam upaya pencarian oleh tim gabungan.












