Barito Utara

DPRD Barito Utara Apresiasi, Ingatkan Kualitas Penanganan Longsor

15
×

DPRD Barito Utara Apresiasi, Ingatkan Kualitas Penanganan Longsor

Sebarkan artikel ini

Muara Teweh – Respons cepat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara dalam menangani longsor di anak Sungai Bengaris RT 29, Kelurahan Lanjas, menuai apresiasi dari Anggota DPRD, Gun Sriwitanto, Kamis (02/04/2026).

Namun di balik apresiasi tersebut, politisi PPP itu juga menyampaikan catatan kritis terkait kualitas pekerjaan di lapangan.

Menurut Gun, kecepatan penanganan memang patut diapresiasi sebagai bentuk tanggap darurat terhadap potensi ancaman bagi masyarakat. Namun, pekerjaan konstruksi tidak boleh sekadar cepat, melainkan juga harus tepat dan sesuai standar teknis.

“Kita mengapresiasi gerak cepatnya. Tapi jangan sampai kecepatan itu mengorbankan kualitas. Ini menyangkut keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Ia menyoroti pekerjaan yang saat ini masih sebatas pondasi, sehingga perlu dipastikan benar-benar sesuai dengan perencanaan awal. Gun menegaskan, jika konstruksi tidak mengikuti desain teknis seperti bentuk letter U, maka potensi kegagalan struktur bisa terjadi.

“Kalau hanya pondasi tanpa perhitungan matang, itu berisiko. Apalagi di daerah dengan kondisi tanah yang labil seperti di lokasi tersebut,” tegasnya.

Gun mengungkapkan telah berkomunikasi langsung dengan Kepala Dinas PUPR dan membuka peluang evaluasi ulang terhadap pekerjaan yang sedang berjalan.

“Sudah kami sampaikan, dan diminta untuk ditinjau kembali. Artinya ada ruang perbaikan, dan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” katanya.

Ia menjelaskan, karakter tanah di kawasan tersebut tergolong rawan karena merupakan campuran tanah labil dan batuan jawung yang mudah bergeser, sehingga membutuhkan penanganan konstruksi yang tepat.

“Masyarakat tentu tidak ingin penanganan yang terkesan seadanya. Kalau tidak serius, justru bisa memicu longsor susulan yang lebih parah,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Gun menegaskan DPRD tetap mendukung langkah cepat pemerintah, namun tetap mengingatkan jika ada hal yang perlu dibenahi.

“Apresiasi tetap kita berikan, tapi kritik juga wajib disampaikan. Tujuannya satu, agar hasil pekerjaan benar-benar berkualitas dan bermanfaat dalam jangka panjang,” pungkasnya. (Dd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *