KUBAR – Semangat olahraga tradisional kembali menggeliat di Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Balapan ketinting atau speedboat mini akan rutin digelar setiap Minggu di kawasan teras Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Alun-alun Ito, Kecamatan Barong Tongkok.
Kegiatan yang diinisiasi dan disponsori oleh pengurus UMKM ini langsung menyedot perhatian masyarakat. Selain menghadirkan hiburan, balapan ketinting juga menjadi daya tarik baru yang turut menghidupkan aktivitas pelaku usaha mikro di sekitar lokasi.
Ketua panitia lomba, Muhammad Yasin, mengatakan pihaknya ingin mengembalikan kejayaan balapan ketinting yang dulu sempat menjadi tontonan favorit warga.
“Olahraga tradisional ini juga dapat menopang UMKM di sini. Saat UMKM berjalan, kita juga bisa menggelar lomba ini untuk mengembalikan animo masyarakat seperti lima tahun sebelumnya,” ujar Yasin kepada wartawan, Minggu (18/04/2026).
Ia menjelaskan, balapan ketinting saat ini sudah mulai berkembang dan bahkan telah terdaftar di beberapa daerah, seperti Kutai Kartanegara. Sementara untuk Kubar, proses pendaftaran tengah dilakukan agar bisa segera masuk dalam naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI).
Dewan Pembina Balap Speedboat Mini, Alsiyus, turut mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut. Ia berharap lomba ini bisa terus digelar secara rutin setiap pekan.
“Terima kasih untuk para peminat lomba ketinting. Salut juga kepada peserta, karena ini butuh skil untuk merakit mesin dan mengatur baling-baling. Sangat seru untuk ditonton,” ungkapnya.
Alsiyus juga menambahkan, ke depan pihaknya berencana menggelar event yang lebih besar bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Karang Taruna Kutai Barat pada November 2026.
“Rencananya akan kita adakan Piala Bupati balap speedboat mini dengan hadiah yang lebih besar, karena melihat animo masyarakat yang cukup bagus,” pungkasnya.












