Malut- Pemuda adat empat suku yaitu Suku Boeng, Towiliko, Pagu, dan Modole di Kao Halmahera Utara, Maluku Utara menggelar rapat koordinasi (rakor) internal kepanitiaan di Batona Shop pada hari Kamis, 26 Februari 2026.
Rakor yang dipimpin oleh Ketua Panitia Junesvon T. Ngetje dan Sekretaris Panitia Musyawarah Piet Hein Rajawange dihadiri sejumlah tokoh pemuda adat keempat suku tersebut.
Rakor ini bertujuan untuk memantapkan persiapan Musyawarah Perdana yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 28 Februari 2028 di Rumah Adat Suku Pagu Desa Gayok.
Menurut Junesvon T. Ngetje, keempat suku yang mendiami wilayah Kao memiliki sejarah panjang dan merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, sehingga penting untuk memperkuat ikatan persaudaraan dalam bingkai lembaga pemuda adat 4 suku.
“Kami berharap seluruh pemuda adat di wilayah keempat suku dapat berpartisipasi dalam agenda Musyawarah pertama ini,” kata dia.
Rapat koordinasi juga dihadiri oleh perwakilan Kesultanan Ternate Jimi Bitino selaku Kabo yang memberikan dukungan atas rencana pelaksanaan musyawarah.
Junesvon mengajak seluruh pemuda adat dari keempat suku untuk bergabung, dengan harapan musyawarah ini dapat menyatukan pikiran pemuda adat.












