KUBAR — Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin secara resmi melepas peserta Ziarah Rohani Umat Katolik Sekevikepan Sendawar tahun 2025 menuju Tanah Suci Yerusalem di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Kompleks Perkantoran Bupati, Kecamatan Barong Tongkok, Rabu (10/12/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Frederick Edwin menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ini merupakan bentuk apresiasi dan kepedulian pemerintah terhadap para pengurus, aktivis gereja, serta seluruh umat yang selama ini setia mengabdikan diri dalam kehidupan menggereja di setiap paroki, stasi, dan lingkungan se-Kevikepan Sendawar.
Bupati menegaskan, kegiatan keagamaan seperti ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung pertumbuhan iman dan menjaga harmonisasi kehidupan beragama di Kutai Barat.
“Pembinaan rohani dan perjalanan iman seperti ini penting dalam membentuk pribadi yang berkarakter, beriman kuat, hidup rukun, dan damai. Ziarah memberi ruang bagi umat untuk memperdalam penghayatan iman serta mengalami pembaruan batin,” ujar Bupati.
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan ziarah, sesuai dengan Peraturan Bupati Kutai Barat Nomor 31 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Peraturan Bupati Nomor 12 Tahun 2022 mengenai tata cara pemberian hibah dan bantuan sosial dari APBD.
Bupati Frederick Edwin berharap kegiatan ziarah seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar semakin banyak umat memperoleh kesempatan memperdalam pengalaman iman dan pertumbuhan rohani. Dan para peserta dapat kembali dengan membawa kedamaian, sukacita, serta kesaksian iman yang menguatkan umat di lingkungan masing-masing.
“Semoga perjalanan ziarah ini membawa berkat, memperkaya iman, serta memberikan kekuatan baru dalam membangun Kutai Barat yang semakin Sejahtera, Aman, Adil, Merata, dan Beradat,” pungkasnya.
Untuk diketahui peserta ziarah Rohani Umat Katolik berasal dari berbagai wilayah di Kutai Barat, yakni Kecamatan Tering sebanyak 6 orang, Kampung Melapeh 4 orang, Barong Tongkok 15 orang, Melak 4 orang, Paroki Santo Tomas 4 orang, Paroki Lambing 4 orang, dan Paroki Tanjung Isuy 3 orang.
(RICARD)













