Gunungkidul

Bupati Gunungkidul Tolak Pembelian Mobil Dinas, Alihkan Anggaran untuk Infrastruktur

372
×

Bupati Gunungkidul Tolak Pembelian Mobil Dinas, Alihkan Anggaran untuk Infrastruktur

Sebarkan artikel ini

GUNUNGKIDUL – Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengambil keputusan mengejutkan dengan menolak pembelian mobil dinas (mobdis) baru yang telah dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Padahal, anggaran sebesar Rp1,5 miliar telah dialokasikan untuk pengadaan mobil dinas tersebut.

Saat dikonfirmasi, Endah menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena ia menilai mobil dinas yang digunakan pejabat sebelumnya masih dalam kondisi baik dan layak pakai.

“Mobil dinasnya masih layak dipakai, jadi kami tidak akan mengambil. Anggaran itu akan kami alihkan ke hal yang lebih penting,” ujar Bupati, Senin (10/03/25).

Alasan lain yang mendasari keputusan ini adalah kebijakan efisiensi anggaran yang tengah digalakkan pemerintah pusat. Di tengah keterbatasan anggaran, Endah lebih memilih mengalokasikan dana tersebut untuk program-program prioritas yang lebih mendesak.

Menurut Mbak Endah, sapaan akrabnya, anggaran tersebut dapat digunakan untuk penataan Alun-alun atau perbaikan jalan kabupaten yang rusak.

“Jika anggaran murni untuk penataan Alun-alun kurang, maka dana pembelian mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati akan kami alihkan untuk menyempurnakan Alun-alun. Jika masih ada sisa, akan kami hibahkan untuk infrastruktur, khususnya perbaikan jalan kabupaten yang menjadi kewenangan kami. Sedangkan mobil dinas yang ada masih layak pakai,” jelasnya.

Selain itu, Endah juga menunda pengadaan seragam untuk ASN yang nilainya mencapai Rp3,2 miliar. Ia menyatakan telah menggelar rapat tertutup dengan kepala dinas dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk membahas penundaan tersebut.

“Pengadaan seragam ASN yang nilainya hampir Rp3,2 miliar juga kami tunda. Kami sudah kumpulkan kepala dinas, TAPD, dan Sekda untuk rapat tertutup. Hal-hal yang belum mendesak kita tunda, walaupun sudah masuk dalam anggaran, agar bisa digunakan untuk hal yang lebih penting,” ujarnya.

Bupati menuturkan bahwa langkah ini sejalan dengan visi-misi serta program prioritasnya yang telah disejajarkan dengan rencana pembangunan Astacita dari Presiden.

Mungkas Mulyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *