KUBAR – Ketua Askab PSSI Kutai Barat (Kubar), Teddy Rakhmat, menyebut perkembangan tim sepak bola Kubar mengalami kemajuan signifikan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur di Kabupaten Paser.
Hal itu disampaikan Teddy usai menyaksikan uji tanding terakhir tim sepak bola Kubar melawan PS Garuda Satelit di Stadion Swalas Gunaq, Kecamatan Barong Tongkok, Sabtu (31/10/2026).
Dalam pertandingan tersebut, tim sepak bola Kubar berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 9-0.
Teddy mengatakan, kemajuan tim terlihat dari peningkatan kualitas permainan, kedisiplinan, hingga kekompakan pemain selama menjalani pemusatan latihan (TC) dalam tiga bulan terakhir.
“Kalau melihat kemajuan tim, menurut saya cukup signifikan. Dari pola latihan dan kedisiplinan, bukan hanya saat latihan dan pertandingan, tetapi juga selama menjalani TC,” kata Teddy.
Meski demikian, Teddy mengingatkan para pemain agar tidak cepat berpuas diri. Pasalnya, lawan yang dihadapi selama pertandingan uji coba masih berasal dari wilayah Kutai Barat.
Menurutnya, tim masih membutuhkan pengalaman menghadapi lawan dari luar daerah untuk mengukur kemampuan sekaligus menguji mental bertanding para pemain.
Karena itu, PSSI Kubar masih mempertimbangkan rencana memindahkan lokasi TC ke Samarinda atau langsung ke Kabupaten Paser setelah 5 November 2026. Namun, rencana tersebut masih bergantung pada kesiapan pendanaan.
“Kami ingin mencari lawan tanding dari luar Kutai Barat. Salah satunya untuk kembali melihat kemampuan dan mental anak-anak,” ujarnya.
Teddy juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui KONI yang telah memberikan dukungan dan fasilitas kepada cabang olahraga sepak bola.
Untuk menghadapi Porprov VIII Kaltim, PSSI Kubar telah mendaftarkan 25 pemain dan lima ofisial melalui proses keabsahan KONI Kaltim.
Sementara itu, pelatih kepala tim sepak bola Kubar, Fauzi Lamaruna, mengingatkan anak asuhnya agar tidak menganggap remeh lawan meskipun berhasil menang telak dalam uji tanding terakhir.
“Jangan cepat besar kepala karena kita belum mendapatkan apa-apa. Siapa pun lawannya, jangan pernah dianggap enteng,” tegas Fauzi.
Fauzi mengaku sempat kecewa dengan permainan anak asuhnya pada babak pertama. Namun, permainan mulai membaik pada babak kedua setelah pemain menjalankan instruksi tim pelatih.
“Jangan egois dan jangan merasa paling hebat. Harus bermain sebagai tim, bukan individu,” pesannya.
Ketua KONI Kutai Barat, Alsiyus, yang turut menyaksikan pertandingan tersebut mengapresiasi perkembangan tim sepak bola Kubar.
“Saya melihat pembenahan yang dilakukan PSSI sudah bagus. Semakin hari permainan semakin baik, semakin kompak, dan semakin bisa diarahkan. Saya optimistis tim sepak bola Kubar bisa mendapatkan hasil bagus dan meraih juara,” kata Alsiyus.
Alsiyus juga memastikan KONI sedang mempercepat proses pencairan anggaran bagi cabang olahraga yang akan mengikuti Porprov.
Pencairan akan dilakukan setelah masing-masing cabang olahraga memenuhi persyaratan administrasi, termasuk menandatangani surat pertanggungjawaban mutlak.
Dia menambahkan, besaran anggaran untuk seluruh cabang olahraga masih dalam tahap revisi dan akan diumumkan setelah proses tersebut selesai.
Tim sepak bola Kutai Barat dijadwalkan mulai bertanding pada 20 November 2026 di Kabupaten Paser. Sebelumnya, tim akan mengikuti technical meeting pada 19 November 2026.













