banner 325x300
banner 325x300
Kepri

Kabut Asap Makin Pekat, Warga Keluhkan Lambannya Respons Dinkes Tanjungpinang

×

Kabut Asap Makin Pekat, Warga Keluhkan Lambannya Respons Dinkes Tanjungpinang

Sebarkan artikel ini

TANJUNGPINANG — Kabut asap yang menyelimuti Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, semakin mengkhawatirkan. Di tengah kondisi udara yang disebut kian memburuk, warga mulai mengeluhkan dampak kesehatan, terutama terhadap anak-anak, sementara langkah penanganan dari pemerintah daerah dinilai belum terlihat.

Seorang warga Tanjungpinang, Wati, mengaku kedua anaknya mengalami gangguan pernapasan yang diduganya berkaitan dengan paparan kabut asap dalam beberapa waktu terakhir.

“Anak saya sudah dua orang sakit, kena sesak napas. Ini jelas mungkin karena asap pekat yang terjadi belakangan ini. Saya sangat khawatir melihat kondisi anak-anak,” ujar Wati saat dikonfirmasi, Senin (12/10/2026).

Wati menyayangkan belum adanya tindakan yang menurutnya memadai dari Pemerintah Kota Tanjungpinang, khususnya Dinas Kesehatan, untuk membantu warga menghadapi kondisi tersebut.

Ia mengaku belum melihat pembagian masker medis gratis maupun bantuan lain bagi masyarakat yang terdampak kabut asap.

“Sementara dari dinas terkait belum sama sekali mengambil tindakan, seperti membagikan masker atau vitamin untuk warga kota ini. Saya sangat berharap Pemko Tanjungpinang segera turun tangan dan ambil tindakan tegas. Jangan tunggu ada hal buruk atau korban jiwa yang tidak kita inginkan baru sibuk bergerak,” tegasnya.

Kondisi tersebut memunculkan desakan agar pemerintah daerah segera mengambil langkah antisipasi, terutama untuk melindungi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga yang memiliki gangguan pernapasan.

Sejumlah langkah yang dapat dipertimbangkan antara lain penyediaan masker yang sesuai untuk paparan partikel asap, penguatan layanan pemeriksaan kesehatan di puskesmas, penyampaian informasi kualitas udara kepada masyarakat, serta penyesuaian kegiatan luar ruangan apabila kondisi udara tidak sehat.

Pemerintah daerah juga perlu memastikan penyebab dan tingkat keparahan kabut asap melalui pemantauan kualitas udara agar penanganan dilakukan berdasarkan kondisi aktual di lapangan.

Hingga berita ini disusun, keterangan resmi dari Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kota Tanjungpinang mengenai kondisi kualitas udara, laporan gangguan kesehatan warga, serta langkah penanganan yang telah dilakukan belum tersedia dalam bahan pemberitaan ini. (Yata)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300