KOTA BEKASI – Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terus dilakukan RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM) Kota Bekasi. Melalui Instalasi Diklat, Penelitian dan Pengembangan (Diklatlitbang), RSUD CAM bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bekasi menyelenggarakan Pelatihan Pelayanan Kesehatan Usia Sekolah dan Remaja bagi tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama (FKTP) atau puskesmas.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 18 hingga 22 Mei 2026 tersebut diikuti sebanyak 30 tenaga kesehatan yang ditugaskan oleh Dinas Kesehatan Kota Bekasi. Peserta terdiri dari tiga dokter umum, enam perawat, dan 21 bidan yang berasal dari sejumlah puskesmas di Kota Bekasi.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia bidang kesehatan agar mampu memberikan pelayanan yang komprehensif kepada kelompok usia sekolah dan remaja, baik dari aspek promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif.
Direktur RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Dr. dr. Ellya Niken Prastiwi, MKM., MARS, mengatakan bahwa remaja merupakan kelompok usia yang membutuhkan perhatian khusus dalam pelayanan kesehatan karena berada pada fase pertumbuhan dan perkembangan yang sangat menentukan kualitas generasi masa depan.
“Melalui pelatihan ini diharapkan tenaga kesehatan di puskesmas mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, edukatif, dan responsif terhadap kebutuhan kesehatan usia sekolah dan remaja,” ujar Ellya Niken.
Menurutnya, pelayanan kesehatan remaja tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga harus memperhatikan kesehatan mental dan sosial yang memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang mereka.
Karena itu, Ellya berharap pada pelatihan berikutnya dapat ditambahkan materi terkait penanganan kekerasan terhadap anak dan remaja, baik kekerasan fisik, psikis maupun seksual.
“Kasus kekerasan terhadap remaja memiliki dampak yang sangat serius terhadap kesehatan fisik maupun mental. Oleh sebab itu, kami berharap ke depan materi tersebut dapat dihadirkan dengan melibatkan dokter spesialis forensik maupun dokter spesialis kesehatan jiwa,” jelasnya.
Pelatihan menghadirkan fasilitator yang berasal dari Tim Pelayanan Kesehatan Usia Sekolah dan Remaja Tingkat Nasional yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidangnya. Narasumber berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka.
Seluruh materi yang diberikan mengacu pada pedoman dan kebijakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait pelayanan kesehatan usia sekolah dan remaja di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Sebagai lembaga penyelenggara pelatihan yang telah terakreditasi A oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Diklat RSUD CAM memiliki kewenangan menyelenggarakan berbagai pelatihan kesehatan yang terintegrasi dengan platform Pelataran Sehat.
Melalui sistem tersebut, peserta yang dinyatakan lulus berhak memperoleh sertifikat dengan nilai lima Satuan Kredit Profesi (SKP) dari total 34 jam pelajaran yang ditempuh selama pelatihan berlangsung.
SKP sendiri merupakan instrumen penting dalam pengembangan kompetensi tenaga kesehatan dan tenaga medis, sekaligus menjadi salah satu syarat dalam perpanjangan surat izin praktik.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, RSUD CAM Kota Bekasi berharap kualitas pelayanan kesehatan bagi usia sekolah dan remaja di seluruh puskesmas Kota Bekasi dapat semakin meningkat, sehingga mampu mendukung terciptanya generasi muda yang sehat, produktif, dan berkualitas. (ADV)













