Muara Teweh – DPRD Barito Utara bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menggelar rapat koordinasi untuk mengevaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (08/04/2026).
Rapat tersebut melibatkan pengelola dapur MBG, Satgas SPPG, pengawas, serta dihadiri Asisten I Setda, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Kementerian Agama, dan perwakilan kepala sekolah.
Evaluasi ini dilakukan menyusul banyaknya laporan dari orang tua murid terkait kualitas makanan yang dinilai kurang layak konsumsi.
Sejumlah laporan menyebut makanan yang didistribusikan ke sekolah kerap tidak memenuhi standar, bahkan banyak siswa enggan menyantap menu yang disediakan.
“Sering kami antar ke panti, karena anak didik kami enggan mengambil,” ujar salah seorang kepala sekolah dalam forum tersebut.
Menanggapi hal itu, anggota DPRD memberikan catatan tegas kepada pengelola MBG dan menilai perlu evaluasi menyeluruh, terutama terkait variasi menu dan pengawasan distribusi.
Beberapa catatan yang disampaikan antara lain menu makanan harus lebih bervariasi dan sesuai selera anak, pengawasan kualitas dan distribusi perlu diperketat, serta program diprioritaskan ke wilayah pedesaan yang lebih membutuhkan.
Salah satu anggota dewan juga menyoroti pelaksanaan MBG di SDN Melayu 5 Muara Teweh yang dinilai kurang tepat sasaran, karena mayoritas orang tua siswa tergolong mampu.
“Kalau melihat kondisi di lapangan, masih banyak daerah yang lebih membutuhkan. Program ini harus tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut, anggota DPRD, Hasrat, juga mempertanyakan dampak program MBG terhadap kualitas belajar siswa.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiludin, menyatakan pihaknya belum dapat memberikan penilaian menyeluruh karena program masih terbatas di dua kelurahan.
“Kami belum bisa menilai dampaknya terhadap kualitas belajar siswa, karena distribusi MBG ini masih terbatas. Penilaian yang lebih akurat baru bisa dilakukan jika program ini sudah menjangkau seluruh sekolah,” jelasnya.
Melalui forum ini, DPRD berharap adanya perbaikan serius dari seluruh pihak, baik dalam kualitas makanan, variasi menu, hingga ketepatan sasaran program.
Evaluasi ini diharapkan membuat program MBG benar-benar memberikan manfaat optimal bagi siswa, khususnya di wilayah yang membutuhkan.
(Dd)












