Kepri

Pedagang UMKM Tepi Laut Kecewa dengan Pernyataan Ketua UMKM Gurindam 12

235
×

Pedagang UMKM Tepi Laut Kecewa dengan Pernyataan Ketua UMKM Gurindam 12

Sebarkan artikel ini

Tanjungpinang — Para pedagang UMKM di kawasan Tepi Laut menyatakan kekecewaan terhadap pernyataan yang dilontarkan oleh Ketua UMKM Gurindam 12, Zulkifli, dalam salah satu pemberitaan media online berjudul “Ruang Publik Disulap Jadi Arena Dagang”.

Menurut Ajo Maladi, perwakilan Cemilan Gurindam 12, pernyataan tersebut tidak mencerminkan aspirasi dan kondisi sebenarnya para pedagang yang menggantungkan hidup di kawasan Tepi Laut. Ia menilai tudingan yang menyudutkan pemerintah dan panitia kegiatan tidak berdasar serta mencederai semangat kolaborasi antara pelaku UMKM dan penyelenggara Pemuda Fest.

“Kami menilai tudingan yang menyudutkan pemerintah dan panitia tidak berdasar dan justru mencederai semangat kolaborasi antara pelaku UMKM dan penyelenggara kegiatan Pemuda Fest,” tegas Ajo Maladi, Rabu, 05/11/2025.

Ia juga mengecam pernyataan yang dianggap sepihak tanpa mendengarkan suara para pedagang di lapangan. Menurutnya, pelaku usaha kecil hadir di area kegiatan bukan untuk mencari panggung politik, melainkan demi mencari nafkah dan menggerakkan ekonomi rakyat kecil.

“Sebagai pelaku usaha kecil, kami hadir di area kegiatan bukan untuk berdebat atau mencari keuntungan politik, melainkan demi mengisi perut dan menggerakkan ekonomi rakyat kecil. Kami justru berharap agar pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan panitia kegiatan terus memberi ruang dan solusi terbaik agar UMKM dapat tetap berjualan dengan tertib, aman, dan bermanfaat bagi pengunjung,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ajo menilai kegiatan Pemuda Fest menjadi wadah positif bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan pendapatan dan memperluas pasar. “Kami menegaskan bahwa kegiatan seperti Pemuda Fest memberikan dampak positif bagi perputaran ekonomi lokal serta menjadi momentum bagi UMKM untuk bangkit dan dikenal lebih luas,” tambahnya.

Senada dengan itu, Aziz, salah satu pedagang, mengapresiasi langkah panitia Pemuda Fest 2025 yang telah melibatkan UMKM lokal Gurindam 12 untuk meramaikan acara tersebut. Ia mengajak seluruh pedagang agar menjaga nama baik komunitas pedagang Tepi Laut.

“Kita jaga lah reputasi pedagang Tepi Laut, jadi kalau ada event besar lagi kita dihargai. Mari, kawan-kawan, kita jaga periuk nasi kita, jangan kesannya kita ini jelek, gak bisa dirangkul. Jaga lah nama baik kita, pedagang Tepi Laut,” ucapnya.

Sementara itu, Panitia Food Pemuda Fest Festival 2025, Widi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mendorong perekonomian Kota Tanjungpinang melalui penguatan sektor ekonomi kreatif dan industri kecil menengah.

“Yang ditampilkan dalam acara ini antara lain produk ekonomi kreatif seperti pengrajin tanjak dan batik gonggong, serta kuliner lokal seperti roti kirey, lakse, dan minuman kedohot. Kegiatan ini memadukan berbagai usaha yang bisa bersinergi untuk meningkatkan kualitas dan ekonomi Kota Tanjungpinang,” jelas Widi.

Ia menambahkan, panitia selalu memprioritaskan produk-produk berkualitas dan higienis serta menjaga kebersihan area acara. “Even Food Festival ini merupakan salah satu bagian dari seluruh rangkaian kegiatan Pemuda Fest,” pungkasnya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *