Lampung Tengah

Dapur MBG Resmi Berasap di Lampung Tengah, Solusi Ganda Atasi Stunting dan Gerakkan Ekonomi Lokal

132
×

Dapur MBG Resmi Berasap di Lampung Tengah, Solusi Ganda Atasi Stunting dan Gerakkan Ekonomi Lokal

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG TENGAH — Asap perdana mengepul dari Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah, menandai dimulainya sebuah strategi ganda untuk masa depan Lampung. Diluncurkan langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Kamis (31/7/2025)

program ini tidak hanya bertujuan mengisi perut anak-anak sekolah dengan gizi seimbang, tetapi juga mengisi kantong masyarakat desa melalui pemberdayaan ekonomi lokal.

Dalam acara yang dipusatkan di lingkungan SDN 2 Rama Indra, Gubernur Mirza menegaskan bahwa program gagasan Yayasan Sai Bumei Berjaya ini adalah pengejawantahan konkret dari visi besar Presiden Prabowo Subianto yang telah lama digagas sejak 2009.

“Ini bukan sekadar program bagi-bagi makanan. Ini adalah investasi sumber daya manusia (SDM) dan stimulus ekonomi yang berjalan beriringan,” ujanya

Konsep dampak ganda tersebut diterjemahkan ke dalam dua mekanisme utama yang wajib dijalankan oleh setiap Dapur MBG. Pertama, roda ekonomi digerakkan melalui penyerapan tenaga kerja.

“Tenaga kerja lokal, terutama dari keluarga kurang mampu atau desil 1, menjadi tulang punggung operasional dapur. Mereka yang memasak, mereka yang menyajikan. Ini adalah cara kita memberikan pendapatan langsung kepada yang paling membutuhkan,” jelasnya.

Kedua, rantai pasok bahan makanan diwajibkan berasal dari sumber-sumber terdekat. Sayur-mayur dari kebun petani tetangga, telur dari peternak lokal, dan beras dari penggilingan desa. Jika ada bahan yang tidak tersedia, Dapur MBG akan bekerja sama dengan desa atau kecamatan sekitar, menciptakan simbiosis ekonomi antar wilayah.

“Bayangkan jika ini berjalan di ribuan titik di seluruh Lampung. Uang akan berputar di desa, tidak lari ke kota. Kita tidak hanya menurunkan angka stunting, tetapi juga mengangkat perekonomian desa secara masif,” tambah Mirza dengan optimis.

Suasana peresmian langsung di lakukan oleh gubernur Lampung Mirzani djauzal, didampingi pengurus Yayasan Sai Bumei Berjaya, menggunting pita di depan Dapur MBG.
Gubernur Mirza juga berbaur, duduk bersama anak-anak, dan memantau langsung menu MBG yang di sajikan.

Apriyani, wali kelas 3 SDN raman indra, sangat mendukung program MBG bagi siswa siswi di sekolahnya “Luar biasa. Menunya lengkap sekali, anak-anak jadi bergizi. Ini sangat membantu kami para guru untuk memastikan mereka tidak jajan sembarangan dan lebih fokus saat belajar,” tuturnya.

Program MBG dipandang sebagai langkah strategis untuk mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung, yang bertumpu pada pilar kesehatan dan pendidikan. Dengan memastikan generasi penerus tumbuh sehat dan cerdas, Lampung mempersiapkan diri menyambut Bonus Demografi menuju Indonesia Emas 2045. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *