Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Indonesia yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tanggal 27 November 2024. Suatu Kegiatan untuk memilih pemimpin di daerah dengan masa bakti lima tahun kedepan. Di Indonesia saat ini yang melaksanakan Pilkada serentak dilaksanakan oleh 37 (tiga puluh tujuh) Provinsi dan 508 (lima ratus delapan) Kabupaten/Kota. Dalam penyelenggaraannya kegiatan lima tahunan itu juga membutuhkan anggaran sangat besar yaitu RP37,52 triliun untuk terpilihnya pemimpin yang demokrasi Pancasila di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berpenduduk kurang lebih 275,5 juta jiwa ini.
Menghadapi Pilkada Serentak itu maka hendaknya kita mendapatkan pemimpin yang nasionalisme , yakni pemimpin yang memiliki karakteristik cinta tanah air. Pemimpin yang Mampu menjaga kondusifitas bangsa dan menolak desintegrasi bangsa. Saat ini timbul beberapa isu isu yang dapat berpotensi menjadi permasalahan dalam pelaksanaan pilkada yaitu adanya gab antara Putra Daerah dan Non Putra Daerah, Antara Politik Dinasti dan Perintis. Antara dari unsur pemerintah dan unsur politikus. Antara wilayah pesisir dan wilayah hulu. Serta adanya politik transaksional hanya milik para saudagar yang memiliki modal besar dan mampu membeli partai. Hal hal ini membuat sering terjadi konplik- konflik antar pendukung calon kepala daerah di lapangan.
Untuk itu pemimpin nasionalisme adalah pemimpin yang mampu menjawab tantangan saat ini dan harus menjadi pilihan rakyat. Yaitu pemimpin yang visioner dan mampu bangga terhadap bangsa nya sendiri. Bangsa yang memiliki sipat Musyawarah dan mufakat dalam memutuskan segala sesuatu, menumbuhkan sikap gotong royong dalam menyelesaikan tugas dan masalah yang ada, serta kesetiakawanan dalam membangun perekonomian dan kepedulian. Kita sepakat tidak ingin dana yang begitu besar dikeluarkan oleh negara hanya mendapatkan pemimpin yang hanya keinginan sekelompok orang.
Pemimpin nasionalisme merupakan jawaban dalam menghadapi pilkada serentak saat ini. Pemimpin Nasionalisme harus mengedepankan : Musyawarah untuk mupakat, gotong royong menjawab masalah saat ini, sosok yang mampu merekatkan kerukunan yang menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Sosok yang mampu mengelola kekayaan alam menjadi kesejahteraan bagi rakyat. Pemimpin yang mampu menjaga dan menonjolkan budaya Nusantara. Harapan kita Bersama Semoga Pilkada serentak kita mendapatkan pemimpin yang nasionalisme yang tinggi.
Penulis : Peserta PKA Kelompok II KDOD LAN RI TAHUN 2024













