Kutacane – Sehari menjelang Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-79, Penjabat Bupati Aceh Tenggara Syakir bersama unsur Forkopimda menghadiri pengibaran bendera merah putih berukuran raksasa di puncak Alas Hill, Jumat (16/8)
Pengibaran bendera raksasa berukuran 7×58 meter tersebut berlangsung dengan pembacaan narasi penghormatan kepada pahlawan nasional yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, serta mengucapkan Slogan Nusantara Baru Bersama Indonesia Maju yang dilanjutkan seluruh peserta dengan ucapan Merdeka… Merdeka… Merdeka…
Pengibaran bendera tersebut dihadiri, Penjabat Bupati Aceh Tenggara Syakir, Ketua DPRK Denny Febrian Roza, Kapolres AKBP R Doni Sumarsono, Dandim 0108 Letkol Czi Arya Murdyanto, Kajari Erawati, Ketua Pengadilan Negeri Ade Yusuf, Ketua Mahkamah Syar’iah T Swandi, Ketua MAA Thalib Akbar, Wakil Ketua MPU Buhari Numbur, Perwakilan Anggota KIP, Sekretaris Daerah Yusrizal, Instansi Vertikal, para Asisten, Para Staf Ahli, Para Kepala OPD, Kepala Bank Aceh Syariah Cabang Kutacane, Kepala Bank Syariah Indonesia Cabang Kutacane, Para Camat, perwakilan para ASN, dan Siswa/Pelajar.
Penjabat Bupati Aceh Tenggara Syakir mengatakan, pengibaran bendera merah putih berukuran raksasa yang dikibarkan di puncak Alas Hill, adalah bentuk kolaborasi bersama antara pemerintah daerah bersama TNI/Polri, Instansi terkait serta pelajar/siswa dan stakeholder terkait lainnya.
“Ini adalah bentuk bagaimana kita menghargai jasa para pahlawan pada masa lalu yang telah berjuang untuk kemerdekaan negara kita Republik Indonesia. Maka pada hari ini salah satu momentum untuk menghargainya adalah dengan menaikan bendera merah putih raksasa di puncak Alas Hill,” ujar Syakir.
Syakir juga berharap kepada generasi muda untuk terus menanamkan semangat nasionalisme, patriotisme, dan cinta tanah air. Sehingga semangat yang dikobarkan oleh para pahlawan bisa terus berkobar kepada generasi ke depannya seperti berkibarnya bendera raksasa ini.
Setelah pelaksanaan pengibaran bendera raksasa, Rafa berserta kawan-kawan dari SMP Negeri 1 Kutacane menampilkan drama puisi dengan judul “Satu Kata Merdeka” karya Ilma Julfa. (mti)






