Ketua DPC Demokrat Gunungkidul Targetkan 1 Kursi Setiap Dapil Dalam Pileg 2024

Tak Berkategori67 Dilihat

Gunungkidul – Ketua Dewan Pimpinan Cabang ( DPC) Partai Demokrat kabupaten Gunungkidul Henry Ardiyanto dalam jumpa pers di rumah makan bu Tiwi Tan Tlogo Semanu Jum’at (15/12/2023) menjelaskan bahwa DPC partai Demokrat kabupaten Gunungkidul menargetkan perolehan kursi dalam pileg tahun 2024 di masing-masing dapil mendapat satu kursi untuk DPRD kabupaten dan dua kursi untuk DPRD provinsi serta satu kursi DPR RI. Beliau menghimbau kepada para caleg dan simpatisan agar menyampaikan program-program unggulan di saat pak SBY dulu berada di pemerintahan menjabat sebagai presiden yang sudah dirasakan oleh masyarakat banyak dan slalu digelorakan supaya mengingatnya kembali. Hal ini diyakini bisa menambah kepercayaan kepada partai Demokrat.

Sebelumnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah memberikan keterangan ketika diwawancarai awak media saat jumpa pers menjelaskan sekala prioritas utama yang harus segera diprogramkan oleh pemerintah adalah perluasan lapangan pekerjaan, memberikan pekerjaan pada masyarakat agar mengurangi pengangguran sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.

SBY berharap program pembangunan Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) tetap menjadi prioritas pembangunan.Dengan adanya pembangunan JJLS memberikan dampak positif terhadap lajunya peningkatan ekonomi sosial masyarakat .

Ia menjelaskan bahwa JJLS merupakan program yang diinisiasi semasa ia menjabat Presiden.Pada masa Presiden Joko Widodo program tersebut diteruskan sehingga sampai saat ini sudah bisa dinikmati oleh kalayak ramai.

Kemudian beliau menceritakan mengenai Program PNPM Mandiri dilanjutkan dengan adanya BPJS, KUR, hingga kenaikan gaji ASN ,adanya program tersebut semua bisa merasakan manfaat dan fungsinya.Ia berharap presiden yang baru yang terpilih di Pemilu 2024 besok bisa meneruskan.

“Lewat Partai Demokrat nantinya kita bisa menyampaikan kepada Presiden terpilih mengenai pendapat progam yang nantinya diingini masyarakat, intinya Demokrat memandang yang baik-baik dilanjutkan, tetapi yang belum baik diperbaiki,” kata SBY.

Dijelaskan lebih lanjut mengenai UU Keistimewaan.Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, menceritakan tentang diterbitkannya Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Yogyakarta. SBY mengaku, mendukung penuh keistimewaan untuk menghormati sejarah.

“Dari dulu mendukung (UU Keistimewaan DIY), kalau Demokrat tidak mendukung, kalau saya enggak mendukung, enggak terbit undang-undang itu. Kalau saya tidak tanda enggak mungkin (terbit),” jelasnya.

Setelah memberikan keterangan Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpamitan bersama dengan rombongannya untuk melanjutkan perjalan ke Pacitan Jawa Timur didampingi Andi Alfian Mallarangeng dan rombongannya. (Mungkas.M)

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *