Ketua DPRD Barito Utara Salurkan Bantuan untuk Penderita ODJG Teweh Tengah

Tak Berkategori14 Dilihat

Muara Teweh (haluanindonesia.co.id) – Penyaluran Bantuan Sosial oleh Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj. Mery Rukaini yang bekerja sama dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Barito Utara, dan Bulog Sub Divre IV Muara Teweh, kepada sejumlah Masyarakat di Kecamatan Teweh Tengah, Selasa ( 12/12/2023) bertempat di halaman Gudang Bulog Subdivre IV jalan Nenas Muara Teweh.

Sasaran bantuan ini meliputi
Kelurahan Melayu, Kelurahan Lanjas, Desa Pendreh Desa Lemo 1 dan Desa Lemo 2.

Pada kesempatan ini Lurah Melayu, Dayat Salikin, Lurah Lanjas, Rumiadi Bahrul, Kades Lemo I Nurifansyah, Kades Lemo II Elli Sukaesih dan Kades Desa Pendreh, Kating Jerman, menyampaikan ucapan Terimakasih yang sebesar – besarnya kepada semua pihak yang terlibat dalam penyaluran bantuan ini, dan khususnya kepada Ketua DPRD Barito Utara , Hj. Mery Rukaini atas bantuanya kepada warga mereka yang berhak menerimanya.

Mereka berharap semoga apa yang telah diberikan (disalurkan) dapat bermanfaat buat warga yang mendapatkannya.

Seperti yang di ungkapkan oleh salah seorang warga penerima bantuan dari Desa Pendreh, Iwi Mo, bahwa dirinya sangat bersyukur sekali karena telah mendapatkan Bansos ini.

“Saya mengambil Bansos ini mewakili ibu saya, yang saat ini tidak bisa untuk berjalan, dengan adanya bantuan ini keluarga saya merasa sedikit dapat terbantu,” wanita setengah baya ini mengakui.

Ditempat yang sama juga Kades Lemo 1, Nurifansyah memaparkan
bahwa bantuan dari Hj. Mery Rukaini ini bukan hanya berupa sembako saja, tetapi juga ada dana bantuan untuk berobat bagi penderira Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODJG)

“Karena biaya nya lumayan besar, baik untuk kebutuhan pokok maupun kebutuhan untuk berobat cukup besar,maka dengan bantuan yang diberikan oleh Hj Mery Rukaini ini, setidaknya dapat meringankan beban dari keluarga penderita. Pihak Desa telah membantu mengirimkan ke Kalawa Atei (RSJ Palangka Raya) dengan dana dari desa dan juga pribadi,” jelas nya.

“Dan untuk Desa Lemo 1 penderita ODJG memang masih ada tetapi sudah berkurang,” pungkas Nurifansyah
(Didimtw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *