Wujudkan Generasi Emas 2024 Melalui Gerakan Swasembada Sekolah, DWP Lamsel Gelar Seminar

Tak Berkategori19 Dilihat

Kalianda – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lampung Selatan mengadakan seminar yang bertujuan untuk menciptakan Generasi Emas pada tahun 2024 melalui Gerakan Swasembada Sekolah.

Seminar yang berlangsung di Aula Rajabasa, Setdakab Lampung Selatan, Jumat (6/10/2023), dibuka secara resmi oleh Penasehat DWP Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto.

Ketua DWP Lampung Selatan Yani Thamrin melaporkan, tujuan terselenggaranya seminar tersebut adalah untuk mewujudkan generasi emas 2024 melalui Gerakan Swasembada Sekolah. Dimana, nantinya diharapkan tidak ada lagi anak putus sekolah di Lampung Selatan.

Seminar ini diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari Pengurus Dharma Wanita Kabupaten dan Kecamatan. Hadir juga sebagai narasumber, Penasehat DWP Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto dan Dosen Universitas Islam Negeri Lampung Adiyono, S.Kom., M.M.

“Pentingnya anak-anak generasi penerus untuk melanjutkan sekolah. Masa mereka nanti pendidikan sangat diperlukan menyambut Indonesia emas tahun 2045,” kata Yani Thamrin.

Sementara itu, Penasehat DWP Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto menyampaikan, seminar ini merupakan langkah penting dalam menyatukan persepsi seluruh pihak, untuk memajukan Sumber Daya Manusia (SDM) di Lampung Selatan.

“Semua harus memahami apa yang menjadi gerakan Kabupaten Lampung Selatan untuk mewujud untuk percepatan pembangunan di segala sektor di Kabupaten Lampung Selatan. Khususnya, pembangunan SDM,” ujarnya.

Generasi Emas pada tahun 2024 telah menjadi fokus utama dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, Winarni berharap DWP turut berkontribusi aktif dan mempunyai inisiatif untuk memperkuat sistem pendidikan dan mendukung anak-anak untuk sekolah sampai jenjang tertinggi.

“Mendukung percepatan pembangunan SDM di Kabupaten Lampung Selatan. Saya sangat berterimakasih DWP telah melaksanakan seminar ini, sangat penting sekali Bapak Ibu sekalian untuk kita bergerak bersama, menyatukan langkah, kita perlu mempunyai pemahaman yang sama,” ujar Winarni. (Kmf Lamsel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *