PB PMII: Penegakan Hukum Jangan Dijadikan Alat Kampanye Hitam

Jakarta136 Dilihat

Jakarta – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) tegaskan penegakan hukum jangan dijadikan alat kampanye hitam.

“Jangan sampai penegak hukum dijadikan alat kekuasaan untuk melakukan kampanye hitam,” tegas Sekretaris Jenderal PB PMII, Muhammad Rafsanjani.

Hal tersebut disampaikan saat melakukan diskusi bersama kader PMII setelah selesai nya kegiatan pemaparan Visi Kenegaraan Bacawapres RI oleh Abdul Muhaimin Iskandar di Sekretariat PB PMII, Salemba, (06/09/23).

Kemudian, aparat penegak hukum sudah seharusnya sesuai dengan koridor nya.

“Jika aparat penegak hukum tidak sesuai koridor maka Bangsa kita akan mempraktekkan politik saling jegal dan penegak hukum menghina hukum itu sendiri,” pungkasnya.

Ia menyampaikan, dengan maju nya Abdul Muhaimin Iskandar sebagai Bacawapres RI merupakan kejutan.

“Ini kejutan menarik, menjelang pemilu 2024 salah satu kader senior PMII mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden,” ujarnya.

Selain itu, sudah banyak kader PMII yang mengisi kursi eksekutif dan legislatif, namun untuk pertama kali nya kader PMII menuju pucuk kepemimpinan tertinggi.

“Ini adalah kesempatan baik, untuk dijadikan sebuah contoh kita sebagai organisasi menerapkan apa yang telah dipelajari,” pungkasnya. (Anca)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *