Jakarta – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana menjadi sorotan publik. Pasalnya dirinya sempat viralnya karena dinilai netizen memamerkan barang-barang mewah. Hal ini pun tak luput dari sorotan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi.
Meski begitu, Kepala Dinkes Lampung itu masih enggan memberikan tanggapan terkait viralnya gaya hidupnya yang dinilai telah memamerkan harta itu. Reihana sendiri telah menjabat sebagai Kadinkes Provinsi Lampung selama 14 tahun.
Lantas seperti apa sosok Kepala Dinkes Lampung itu? Simak profil Reihana Kadinkes Lampung yang viral terkait gaya hidup hedonismenya berikut ini:
Diketahui Reihana sudah lebih dari 1 dekade menjabat posisi tersebut. Secara spesifik, ia sudah menjadi Kadis Kesehatan Provinsi Lampung selama 14 tahun .
Ketua Umum (Ketum) Persatuan Mahasiswa Lampung (Permala) Jakarta, Ahmad Sopian mengatakan, “Kembali ke Lampung. Pejabat silih berganti, ada yang pensiun ada yang ketangkep KPK, tapi Reihana Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tetap bertahan hampir 14 tahun tak tergantikan. Mana harga second tas Hermes Birkin-nya saja hampir 200 juta, belum baju LV-nya,” ungkap Sopian, di Jakarta, Minggu (30/04/2023).
Ia menegaskan, ‘Permala akan mengawal persoalan ini sampai seterang2nya. Apabila diperlukan kami akan aksi turun jalan ke gedung merah putih,” tegasnya.
Ahmad Sopian akan mengawal sampai tuntas Persoalan tentang Kadinkes Provinsi lampung yang saat ini menjabat selama 14 tahun itu tidak masuk akal .
“Dimana di jelaskan Pasal 117 ayat 1 tentang UU ASN masa jabatan paling lama 5 tahun,” ujar Sopian.
Dan patut diduga keras ada keterkaitan yg sangat erat antara viralnya kadis kesehatan propinsi Lampung berkenaan dengan menjabat posisi sebagai kadis kesehatan hampir 3 periode ( 14 Tahun )
viralnya gaya hidup yang dinilai memamerkan harta gaya hidup yang “hedonisme”, dengan viralnya wakil gubernur Lampung yang diduga akan membuat dinasti kekuasaan (anak pertama menjabat sebagai wakil gubernur Lampung, anak kedua anggota DPD RI , anak ketiga mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dapil Lampung 2.
Dan dengan viralnya gubernur Lampung Arinal Junaidi atas kritik dari saudara Bima, banyaknya jalan yang hancur di Provinsi Lampung.
Ahmad Sopian menduga keras ada keterkaitan antara viralnya nya ke 3 pejabat utama Provinsi Lampung tersebut.
Dugaan sementara adalah Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang Terstruktur Sistem dan masif (TSM) oleh karena itu Permala Jakarta meminta kepada KPK untuk mengusut tuntas.
“Tidak menutup kemungkinan kami (Permala Jakarta) akan turun kejalan ke gedung merah putih dan istana negara agar persoalan ini tidak berlarut larut,” pungkas Ahmad Sopian. (*)
