Gunungkidul – Pelantikan Pengurus ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong atau MKGR cabang Gunungkidul masa bakti 2021 – 2026 oleh DPD MKGR Daerah Istimewa Yogyakarta dilaksanakan pada hari sabtu 18 februari 2023 di RM bebek goreng Pak Koes karangmojo dihadiri 47 Pengurus MKGR terlantik dan ratusan anggota MKGR kabupaten Gunungkidul.
Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) kabupaten Gunungkidul yang di ketuai oleh Gunawan, SE sekretaris Imam Priyantoro dan bendahara Sulistiyawan memiliki visi dan misi sebagai organisasi massa yang hidup di tengah rakyat, milik rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, bersifat terbuka tanpa membeda bedakan suku, ras, agama, golongan dan menentang ajaran-ajaran yang bertentangan dengan PANCASILA dan Undang-Undang Dasar 1945 serta berusaha menegakkan nilai-nilai kemanusiaan (hak asasi manusia), dan demokratisasi, serta menentang segala bentuk pemerasan, penindasan dan kekerasan.
Ketua DPC MKGR kabupaten Gunungkidul Gunawan, SE yang juga anggota DPRD kabupaten Gunungkidul fraksi Golkar saat di wawancarai oleh awak media menuturkan bahwa menurut sejarah MKGR bersama Kosgoro dan Soksi adalah organisasi masyarakat pendirian partai Golkar.
Program kemanusiaan dan sosial mengikuti kebutuhan masyarakat yang nanti akan disusun dan dirancang setelah pelantikan.
Beliau berharap amanah yang diberikan kepadanya bahwa MKGR kabupaten Gunungkidul semoga bermanfaat untuk kemaslahatan bagi masyarakat banyak dengan berpedoman pada dasar organisasi.
Nilai- nilai dasar MKGR yaitu kesadaran setiap gerak dan langkah organisasi anggota MKGR harus berdasarkan kesadaran. Dalam organisasi MKGR tidak ada paksaan, tekanan dan ancaman. Semua pelaksanaan program organisasi dan tindakan anggotanya semata-mata karena kesadaran akan hak, kewajiban, tugas dan tanggung jawab masing-masing. Dengan kesadaran itu anggota MKGR rela melaksanakan sesuatu yang berguna tanpa mempertanyakan untung rugi secara pribadi, tetapi semata-mata mempersembahkan Karya Nyata, amal saleh untuk kebahagiaan bersama.
Persatuan setiap tindakan yang diambil oleh organisasi maupun anggotanya harus selalu ditujukan dan atas dasar persatuan dan kesatuan. Ini berarti pula bahwa segala pelaksanaan program maupun perbuatan anggota tidak boleh berakibat timbulnya perpecahan baik dalam lingkungan organisasi sendiri maupun di kalangan masyarakat luas.
Komunikasi dalam memikirkan dan mengambil tindakan untuk dan atas nama organisasi MKGR, para pimpinan dan/atau anggota harus senantiasa berkomunikasi atau dengan kata lain agar jangan sampai terputus hubungan lahiriah dan batiniah.
Kerakyatan yaitu apapun yang hendak dilakukan dan tidak dilakukan oleh MKGR sebagai organisasi maupun anggota selaku pribadi harus senantiasa menuju dan membawa manfaat bagi rakyat. Jika ada masalah yang bertentangan, maka yang dipilih MKGR adalah masalah yang menguntungkan dan memenangkan kepentingan rakyat dengan memohon rahmat dan berkat dari Tuhan Yang Maha Esa.
Ketahanan nasional adalah semua gerak dan langkah MKGR harus mempunyai arti dan peranan untuk memperkokoh Ketahanan Nasional yang tumbuhnya kekuatan masyarakat dan Bangsa Indonesia dalam segala bidang sehingga segala macam rongrongan dari dalam maupun dari luar wilayah Negara Indonesia dapat ditanggulangi. Dengan demikian MKGR merupakan suatu kekuatan efektif bangsa dalam mencapai cita-cita mewujudkan masyarakat adil makmur berdasarkan Pancasila.
Panca moral MKGR yaitu cinta
MKGR terus meningkatkan kecintaan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Kasih sayang terhadap sesama manusia sebagai panggilan mutlak bagi setiap warga MKGR.Selanjutnya jujur MKGR dengan segala kejujuran, kebenaran dalam kata dan perbuatan, dengan ikhlas mengamalkan Pancasila, dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian berani MKGR bersikap berani, dalam kata dan perbuatan, membela dan melindungi Rakyat, Negara dan Bangsa Indonesia. Kemudian musyawarah MKGR memelihara, dan mengembangkan demokrasi Pancasila, dengan senantiasa bermusyawarah, secara kekeluargaan dan gotong royong, untuk kepentingan bangsa dan yang terakhir adalah Karya Nyata
MKGR dengan karya nyata, berusaha membangun negara dan bangsa, dengan ridho Tuhan Yang Maha Esa dan yang terakhir adalah Kiprah MKGR dan disiplin keanggotaan. (Mungkas M)
