AAPD Lamtim Kecewa, Bupati Tak Mau Menemui Mereka

Tak Berkategori19 Dilihat

Lampung Timur – Aliansi Aparatur Pemerintah Desa (AAPD) kecewa karena Bupati Lampung timur tak mau menemui mereka yang sudah lama menunggu di depan Kantor Pemda setempat, guna mendengarkan langsung penjelasan dari Bupati Lampung timur terkait keluhan dan tuntutan mereka, Senin (21/11/2022).

Sebelumnya media haluanindonesia.co.id telah menayangkan berita bahwa Ratusan massa AAPD menggelar Aksi Unjuk rasa di depan kantor Bupati Lampung timur karena mereka belum terima insentifnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lokasi aksi unjuk rasa, beberapa pendemo mengatakan bupati akan datang langsung menemui mereka, kemudian mereka menunggu hingga sore hari.

Tepat pukul 15:00 wib ratusan massa AAPD yang menggelar aksi unjuk rasa tersebut membubarkan diri dengan rasa kecewa,
Saat di konfirmasi seusai aksi unjuk rasa,
Ibrahim selaku koordinator aksi mengaku sangat kecewa dengan sikap Bupati Lampung timur yang tidak mau menemui mereka yang sudah lama menunggu di depan kantor nya,

“Kami sangat kecewa dengan sikap Bupati Lampung timur yang tak mau menemui kami, padahal kami sudah bersabar dan sangat menghargai nya, kami sudah capek menunggu lama disini, mungkin kami ini tidak penting bagi nya, ya jadi terpaksa kami pulang saja daripada terjadi hal-hal yang tidak di inginkan karena sudah pada capek menunggu disini dari tadi pagi,” kata Ibrahim saat di konfirmasi usai aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati lamtim, Senin (21/11/2022) siang.

“Bupati Lampung timur ini bukan hanya ingkar dengan janji nya kepada kami, tapi juga telah mengingkari keputusan Irjen Kemedagri yang merupakan perintah langsung dari Kementerian Dalam Negeri,” ujar Ibrahim.

Lebih lanjut, sebagai Ketua AAPD Ibrahim Restusaka juga menjelaskan,
“Jadi aksi damai hari ini tidak ada hasil apa-apa, Bupati tidak mau menemui kami, Kami juga sudah meminta bantuan kepada Bapak Kapolres yang sudah mencoba berbicara dengan nya agar mau bertemu dengan kami disini, namun ya tetap dia tak mau menemui kami, dari Pihak Pemda pun tak ada yang berani memberikan penjelasan, ya terpaksa kami tinggalkan tempat ini, kami pulang baik-baik dan kami akan datang lagi kesini dengan membawa massa yang lebih besar dari ini, termasuk tadi rekan-rekan bilang akan mengajak istrinya juga yang pada ngeluh karena gak di gaji akan ikut juga nanti,” pungkasnya.

Untuk diketahui sudah dua kali ini AAPD Lamtim menggelar aksi damai namun Bupati Lamtim tetap tidak mau menemui mereka,
ada ratusan massa yang hadir saat Aksi Damai tersebut yang merupakan gabungan dari aliansi aparatur pemerintah desa (AAPD) yakni para Perangkat Desa, ketua RT, BPD, LPM dan LINMAS dari beberapa kecamatan di Lampung timur, Setidaknya ada 5 tuntutan yang di ajukan oleh AAPD pada aksi kali ini yakni :

1. Agar Bapak Bupati Lampung Timur melaksanakan peraturan Bupati Lampung Timur Nomor 02 Tahun 2022 tentang petunjuk pelaksanaan alokasi Dana Desa add Tahun 2022,

2. Menolak revisi peraturan Bupati No. 02 Tahun 2022,

3. Segera bayarkan insentif lembaga BPD RT linmas LPM dan operator Desa 8 bulan secara penuh,

4. Segera dibayarkannya kewajiban siltap bulan Oktober 2022 sesuai kesepakatan bersama antara Bupati Lampung Timur dan inspektur jenderal kementerian dalam Negeri,

5. Segera dikeluarkan nomor induk perangkat desa (NIPD).

Sampai berita ini di tayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak Pemda Lampung timur terkait tuntutan massa saat Aksi Unjuk rasa tersebut. (jak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *