OJK Lampung dan BEI Lampung Ajak Santri dan Pengurus Ponpes “Melek” Pasar Modal Syariah

Ekobis, Lampung121 Dilihat

Pesawaran – Sebagai bentuk program peningkatan literasi dan inklusi keuangan,
khususnya di bidang pasar modal syariah, OJK Provinsi Lampung bersama dengan Bursa Efek Indonesia Perwakilan Lampung menyelenggarakan kegiatan Capital Market goes to Pesantren dengan tema “Inklusi
Keuangan Meningkat Perekonomian Semakin Kuat” bertempat di Pondok Pesantren Minhadlul Ulum, Kec. Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.

“Ini merupakan kali pertama kami mengadakan edukasi Pasar Modal khusus di lingkungan Pondok Pesantren. Biasanya, kami melakukan edukasi dengan peserta yang berasal dari berbagai universitas atau
sekolah umum. Kami memandang bahwa penting untuk mengenalkan produk dan layanan keuangan di lingkungan Ponpes selama tidak bertentangan dengan prinsip Syariah karena ponpes sudah menjadi
bagian penting dari pemberdayaan umat dan masyarakat” ujar Herwan Achyar – Kepala Bagian Pengawasan Pasar Modal, IKNB, dan EPK OJK Provinsi Lampung, Rabu (19/10/2022).

Herwan Achyar menjelaskan, berdasarkan Survei Nasional Literasi Keuangan Indonesia 2016, indeks literasi pasar modal syariah sebesar 0,01%, sedangkan indeks inklusinya sebesar 0,02%. Sementara itu, indeks literasi dan inklusi perbankan syariah masing-masing sebesar 6,6% dan 9,6%. Pada tahun 2019, indeks literasi keuangan syariah baru mencapai 8,93%.

OJK terus mendorong masyarakat khususnya para pengurus dan santri-santri Pondok Pesantren terus dapat ambil bagian menjadi investor pasar modal syariah. Pada kegiatan hari ini, OJK Lampung beserta
BEI Perwakilan Lampung dan Phintraco Sekuritas membukakan akun rekening gratis yang berisikan saldo masing-masing Rp.100.000/orang kepada semua peserta edukasi sebagai bentuk apresiasi kami kepada para pengurus dan santri-santri Pondok Pesantren dan dalam rangka promo di bulan inklusi keuangan saat ini.

Dalam pelaksanaan kegiatan Capital Market goes to Pesantren dihadiri oleh 200 peserta yang berasal dari perwakilan pengurus dan santri-santri Pondok Pesantren Minhadlul Ulum, Pondok Pesantren Al-Hidayat, Pondok Pesantren Nurul A’mal yang beralamat di Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran.
“Saya berharap seluruh pengurus, pengajar dan santri yang hadir menjadi peserta pada kegiatan hari ini dapat menyerap ilmu dan belajar langsung mengenai Pasar Modal Syariah dan bagaimana menjadi investor kepada pengawasnya langsung yang hadir sebagai narasumber pada hari ini yaitu Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia agar hidup senantiasa bahagia di dunia yang InsyaAllah akan bahagia
pula di akhirat kelak” kata Gus Amin, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Minhadlul Ulum dalam sambutannya.

“Kami berharap setelah selesainya kegiatan hari ini dan adanya pembukaan akun rekening gratis yang berisikan saldo masing-masing Rp.100.000/orang kepada semua peserta, Bapak/Ibu serta adik-adik santri
dapat menjadi investor di saham syariah secara berkelanjutan” ujar Hendi Prayogi, Kepala BEI Perwakilan Lampung di sela-sela penyampaian materi sebagai narasumber. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *