Kutai Kartanegara – Memasuki bulan Rajab 1444 Hijriah merupakan bulan diberkahi oleh Allah SWT karena diwaktu itu terjadinya peristiwa suci dan agung yaitu di Isra Mi’raj nya Nabi Besar Muhammad Shalallahu alaihi wassalam dan mendapatkan perintah melaksanakan sholat lima waktu.
Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj itu, SDN 009 Loa Kulu Kukar menghadirkan Ustadz Ihsan Muslim. SE. M.Si untuk memberikan tausiyah kepada para guru guru dan murid di SDN tersebut.
Menurut Kepala SDN 009 Effendi. S.Pd pada peringatan kali ini kami mengangkat Tema “Setetes Hikmah Sebuah Perjalanan Agung” yang diikuti oleh seluruh guru yang beragama Islam dan murid murid dari kelas 1 sampai 6.
“Kami menyelenggarakan peringatan isra mi’raj ini di ikuti oleh seluruh guru dan murid murid SDN 009 agar dapat mengambil hikmah dari isi tausiyah yang disampaikan ustadz” ujar Effendi.
Dalam Tausiyahnya Ihsan Muslim alumnus S.2 STEI Yogyakarta dan juga salah satu Ustadz pengasuh di Pondok Pesantren Alfarisyah Hasyim Tenggarong Kukar ini mengupas isi hikmah Al Qur’an surah Al Isra Ayat satu tentang Isra Mi’raj dan perintah sholat lima waktu. Serta peristiwa perjalanan Nabi Muhammad dengan diperlihatkannya sebagian kecil dari kekuasaan Allah yang ditunjukan kepada manusia terbaik dan nabi akhir zaman ini.
“Perintah sholat lima waktu itu langsung dari Allah tanpa melalui malaikat Jibril seperti Wahyu Wahyu yang diturunkan oleh Allah sebelumnya melalui Malaikat Jibril. Dan makna perjalanan pada malam hari ini adalah peristiwa yang luar biasa karena Nabi “diperjalankan” bukan jalan sendiri yang jaraknya sangat jauh dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa lalu naik ke langit ke tujuh yang dapat diselesaikan dalam satu malam,” terang Ihsan Muslim dalam Tausiyahnya.
Diakhiri tausiyahnya Ustadz Ihsan Muslim yang juga pengurus BKPRMI ini berpesan agar para siswa dapat melanjutkan ke pondok pesantren terbaik agar ada bekal ilmu ilmu agama dan dalam menghadapi era kemajuan jaman saat ini.
“Pondok pesantren adalah solusi sangat tepat untuk peningkatan ilmu ilmu agama serta menjawab tantangan zaman saat ini,” pesan Ihsan Muslim sebelum menutup tausiyahnya (Var)
