KUBAR – Waluyo Dwi Atmojo resmi memimpin Pengurus Kabupaten Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (PERBAKIN) Kabupeten Kutai Barat (Kubar) periode 2026–2030.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Pengprov PERBAKIN Provinsi Kalimantan Timur (Kalrim), Roy Nirwan di Aula Bappeda Litbang Kubar, Sabtu (12/9/2026).
Roy Mengatakan, pelantikan tersebut menghidupkan kembali PERBAKIN Kubar setelah lebih satu dekade vakum. Sebelumnya, Pemprov PERBAKIN Kaltim sudah dua kali mencoba membentuk kepengurusan di Kubar.
“Terbentuknya PERBAKIN Kutai Barat ini kami apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua KONI Kubar,” ujarnya.
Kata Roy, kepengurusan baru tidak cukup hanya menjalankan roda organisasi. Pembinaan menjadi bagian penting, terutama dengan mengoptimalkan bidang-bidang yang ada di PERBAKIN.
Ketua KONI Kutai Barat Alsiyus mengatakan, terbentuknya kembali PERBAKIN melengkapi cabang olahraga yang ada di Kubar. KONI mendorong agar seluruh cabor yang ada di tingkat provinsi juga memiliki kepengurusan di Kutai Barat.
KONI Kubar siap mendukung PERBAKIN selama kegiatannya sesuai aturan. Dia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan roda organisasi dengan baik.
“Tugas saya salah satunya memastikan semua cabor yang ada di provinsi juga ada di Kutai Barat. Ini sudah terlaksana dengan bantuan Ketua Pengprov PERBAKIN,” ujar Alsiyus.
Bupati Kutai Barat Frederick Edwin dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Kubar, Erick Victory mengatakan, pelantikan tersebut menjadi momentum untuk kembali mengembangkan olahraga menembak di daerah.
Edwin menyampaikan, Kutai Barat memiliki banyak generasi muda yang berpotensi menjadi atlet menembak. Karena itu, pembinaan perlu dilakukan secara terarah dan berjenjang agar atlet Kubar mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Frederick menilai olahraga menembak juga dapat membentuk karakter atlet. Menurutnya, olahraga ini melatih konsentrasi, ketenangan, disiplin, ketepatan, pengendalian diri dan sportivitas.
Pemkab Kutai Barat siap mendukung pengembangan olahraga menembak. Dukungan itu akan dilakukan melalui kerja sama dengan KONI, TNI-Polri, dunia usaha, komunitas dan pihak terkait lainnya.
Sementara itu, Ketua PERBAKIN Kubar, Waluyo Dwi Atmojo menyebutkan, masih banyak pekerjaan yang harus dibenahi setelah organisasi lama vakum. Pembenahan mencakup organisasi, sarana latihan dan pembinaan atlet.
“Sarana dan prasarana latihan masih sangat perlu banyak pembenahan. Peralatan juga masih minim,” terangnya.
Lanjutnya, keterbatasan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti. Dukungan Pemkab Kubar, KONI, Pengprov PERBAKIN Kaltim, TNI-Polri dan dunia usaha diperlukan untuk membenahi fasilitas serta memperkuat pembinaan atlet.
Waluyo menargetkan atlet Kutai Barat mampu meraih prestasi di tingkat provinsi hingga nasional. Target itu menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali prestasi PERBAKIN Kubar setelah lama vakum.
Pada PON 2024, cabang menembak mempertandingkan 40 nomor. Sedangkan pada Porprov Kaltim 2022, terdapat 36 medali emas yang diperebutkan. Kutai Barat belum ambil bagian dalam cabang tersebut saat itu.
Selain menembak, ia menyebutkan, PERBAKIN juga memiliki bidang berburu. Kegiatan itu harus mengutamakan keselamatan dan dilakukan sesuai aturan, dengan tetap memperhatikan etika serta kelestarian lingkungan.
Ke depan, Waluyo berharap Kutai Barat tidak hanya menjadi peserta. PERBAKIN ingin daerah ini memiliki fasilitas yang memadai sehingga dapat menjadi tuan rumah kejuaraan menembak tingkat provinsi maupun nasional.
Hadir dalam pelantikan tersebut, Sekda Kubar Erik Victory, Ketua Presidium Dewan Adat Kutai Barat Yurang, Kepala Dispora Kutai Barat Gamas Laden, unsur pimpinan Forkopimda, Ketua KORMI Kutai Barat Hengki, Ketua Karang Taruna Kutai Barat Tobi Ricardo, tokoh agama dan tokoh Adat.
(RICARD)














