KUBAR – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Barat (Kubar), Alsiyus, mengunjungi Pemusatan Latihan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kubar di Jalan Ahmad Yani RT 11, Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, Senin (25/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Alsiyus menegaskan komitmen KONI Kubar untuk mendukung pembinaan seluruh cabang olahraga, termasuk bola basket, melalui penguatan pembinaan atlet dan dukungan anggaran.
“Saya bangga melihat pembinaan usia dini di sini berjalan baik. Ada regenerasi atlet yang terus dibangun. Pemerintah dan KONI tentu mendukung penuh cabang olahraga yang ada di Kutai Barat,” kata Alsiyus.
Menurutnya, olahraga tidak hanya menjadi sarana meraih prestasi, tetapi juga wadah positif bagi generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif seperti narkoba.
Kunjungan itu juga menjadi bagian dari langkah awal kepengurusan KONI Kubar yang baru dilantik untuk menyerap aspirasi atlet dan pengurus cabang olahraga.
Sekretaris Umum Perbasi Kubar, Ando, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan KONI terhadap perkembangan basket di daerah.
“Tentu kami sangat berterima kasih. Pengurusan KONI baru dilantik, Pak Alsiyus langsung gerak cepat berkunjung dan memberikan motivasi kepada atlet-atlet. Pesan yang disampaikan sangat positif dan membuat kami para pengurus semakin semangat,” ujarnya.
Ando mengatakan Perbasi Kubar selama ini rutin menggelar event tahunan kategori pelajar dan umum. Namun keterbatasan anggaran membuat penyelenggaraan kompetisi belum berjalan maksimal.
“Biasanya setahun sekali ada event pelajar dan umum. Karena anggaran terbatas, kami belum bisa memisahkan event khusus. Padahal target kami bagaimana anak-anak muda ini tertarik dan tetap terikat dengan basket, tentu harus lebih banyak event,” katanya.
Selain itu, ia menilai minimnya fasilitas lapangan basket di kampung-kampung masih menjadi tantangan pengembangan olahraga tersebut di Kutai Barat.
“Kalau sepak bola, voli, bulu tangkis hampir setiap kampung punya lapangan. Basket ini yang masih kurang. Makanya kami berharap ke depan ada sinergi antara KONI, pengurus, dan komunitas untuk membangun basket lebih kuat,” tambahnya.
Sementara itu, Pelatih Perbasi Kubar, Iwan, mengungkapkan pihaknya tengah melakukan seleksi atlet untuk menghadapi Porprov 2026 di Paser.
“Untuk saat ini sekitar 24 atlet, nanti disusutkan lagi menjadi 12 orang. Ada juga beberapa atlet yang sedang kuliah di Samarinda sehingga latihan dilakukan terpisah,” jelasnya.
Ia menyebut pada babak kualifikasi sebelumnya, Kubar berhasil meloloskan empat tim di kategori 3×3 dan 5×5 putra-putri.
Iwan berharap dukungan terhadap pembinaan basket terus meningkat, terutama dalam penyelenggaraan event dan penyediaan fasilitas latihan.
“Harapan kami minimal ada dua atau tiga event setiap tahun. Karena lewat event inilah anak-anak bisa terus termotivasi bermain basket. Target kami sederhana, bisa masuk zona medali,” katanya.
Menurut Iwan, regenerasi atlet basket di Kutai Barat sempat hampir terputus. Namun pengurus dan klub terus berupaya membangkitkan kembali gairah basket melalui turnamen kecil yang digelar secara mandiri.
“Kami buat event kecil-kecilan walaupun tanpa hadiah. Yang penting anak-anak mau bermain lagi dan semangat basket bisa hidup kembali,” ungkapnya.












