Kutai Barat

Mantan Atlet Timnas Putu Dini Bangun Voli Pantai Kutai Barat, Bidik Emas Porprov Kaltim

31
×

Mantan Atlet Timnas Putu Dini Bangun Voli Pantai Kutai Barat, Bidik Emas Porprov Kaltim

Sebarkan artikel ini

KUBAR – Mantan atlet tim nasional voli pantai Indonesia, Putu Dini Jasita Utami, kini mendedikasikan dirinya untuk membangun pembinaan atlet voli pantai di Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

Setelah pensiun dari pelatnas, perempuan kelahiran Gianyar, Bali, 8 Januari 1994 itu dipercaya oleh KONI Kutai Barat untuk melatih talenta-talenta lokal yang dinilai memiliki potensi besar menembus level nasional.

Putu Dini yang memperkuat tim nasional sejak 2011 hingga 2022 memilih menetap di Kutai Barat setelah menikah. Keputusannya terjun langsung membina atlet muda berawal saat melihat potensi besar atlet daerah pada ajang Porprov Berau 2022.

“Waktu Porprov saya melihat anak-anak Kutai Barat punya potensi besar di voli pantai. Akhirnya saya ingin membantu mengembangkan olahraga ini di sini,” ujar Putu Dini, pada Wartawan di Kecamatan Barong Tongkok, usai rapat cabang olahraga bersama KONI Kubar, Jumat (22/5/2026).

Peraih medali perunggu Asian Games 2018 itu mengungkapkan, ketika pertama kali datang ke Kutai Barat, olahraga voli pantai belum begitu dikenal masyarakat yang lebih akrab dengan voli indoor enam lawan enam. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangatnya bersama tim pelatih untuk mencari dan membina bibit atlet muda.

Upaya tersebut perlahan membuahkan hasil. Sejumlah atlet binaan Kutai Barat kini berhasil menembus level provinsi hingga bergabung ke pemusatan latihan nasional (Pelatnas).

“Puji Tuhan, sekarang anak-anak dari Kutai Barat bisa masuk pelatnas dan mewakili provinsi,” katanya bangga.

Pengalaman panjang Putu Dini di level internasional, termasuk raihan dua medali perak SEA Games, menjadi modal besar dalam memotivasi para atlet muda binaannya. Ia ingin meyakinkan generasi muda Kubar bahwa olahraga dapat menjadi jalan menuju masa depan yang lebih baik apabila dijalani dengan disiplin dan kerja keras.

Ia pun mencontohkan dirinya yang kini diangkat menjadi pegawai di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berkat prestasi olahraga yang diraih selama menjadi atlet nasional.

“Mungkin saya bisa jadi role model untuk anak-anak. Pemerintah sekarang sangat memperhatikan atlet. Jadi olahraga ini juga bisa memperjuangkan masa depan, ada jaminannya,” ucap Putu Dini.

Untuk mendukung perkembangan atlet, ia berharap pemerintah daerah terus memberikan perhatian, khususnya dalam penyediaan venue latihan permanen agar kemampuan atlet dapat berkembang lebih maksimal.

Optimisme pembinaan tersebut kini diarahkan pada target besar di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026 di Paser pada November mendatang. Tim voli pantai Kutai Barat membidik gelar juara umum.

Pelatih voli pantai Kutai Barat, Agustinus, mengatakan target tersebut didasarkan pada peta persaingan di Kalimantan Timur serta progres signifikan atlet selama masa pembinaan.

“Kalau melihat peta persaingan di Kaltim, kami menargetkan juara umum. Kami optimistis dan target kami emas,” tegas Agustinus.

Saat ini, tim pelatih tengah mempersiapkan 28 atlet yang akan diturunkan pada tiga nomor pertandingan, yakni kategori U-21, 2×2, dan U-30 4×4.

Menjelang pelaksanaan Porprov, intensitas latihan pun mulai ditingkatkan dengan program latihan rutin setiap hari.

“Latihan dilakukan setiap hari, pagi dan sore, supaya fisik dan mental atlet benar-benar siap,” katanya.

Dengan dukungan penuh dari KONI Kubar serta hadirnya figur pelatih berlevel internasional seperti Putu Dini, cabang olahraga voli pantai diharapkan mampu menjadi lumbung emas baru bagi kontingen Kutai Barat sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *