Barito Utara

Pemkab Barito Utara Mulai Pelebaran Sejumlah Jalan di Muara Teweh

6
×

Pemkab Barito Utara Mulai Pelebaran Sejumlah Jalan di Muara Teweh

Sebarkan artikel ini

Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mulai merealisasikan program pelebaran sejumlah ruas jalan di dalam Kota Muara Teweh. Bupati Barito Utara H. Shalahuddin memastikan pekerjaan sudah mulai bergerak meski masih pada tahap awal, usai kegiatan groundbreaking yang dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati, Rabu (18/02/26).

Bupati menyebutkan sejumlah ruas jalan yang menjadi prioritas penanganan, di antaranya Jalan Yetrosinseng, Jalan Tumenggung Surapati, Jalan Pramuka, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Imam Bonjol, serta Jalan Dahlia.

Menurutnya, kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut sudah cukup tinggi, terutama di area pertokoan yang kerap memicu kemacetan dan menyulitkan kendaraan untuk berputar.

“Kondisi inilah yang harus segera kita atasi. Kita ingin daerah kita mampu bersaing dan tidak kalah dengan kabupaten atau kota lain. Penataan kota harus dilakukan secara serius dan terencana,” ujarnya.

Bupati menjelaskan bahwa saat ini pekerjaan masih difokuskan pada tahap pendahuluan, seperti pembongkaran dan penyesuaian pagar kantor pemerintah, pemindahan tiang listrik, serta penataan awal kawasan.

Tahap awal tersebut dilaksanakan melalui mekanisme swakelola sebagai bagian dari kegiatan rutin perangkat daerah.

Sementara itu, pekerjaan fisik berskala besar akan dilaksanakan melalui sistem kontrak. Proses pengadaan barang dan jasa serta tahapan lelang saat ini masih berjalan.

“Secara administrasi dan prosedural semuanya sudah berproses. Kita tidak menunggu kontrak selesai baru bergerak. Dari sekarang sudah mulai bekerja. Begitu kontrak turun, kita langsung tancap gas,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan proyek dilakukan secara bertahap dan terstruktur. Penyelesaian aset milik pemerintah daerah menjadi prioritas pertama, kemudian dilanjutkan dengan penanganan aset instansi vertikal yang sebelumnya telah melalui proses koordinasi.

Setelah itu, penanganan aset milik masyarakat akan dilakukan dengan pendekatan persuasif.

Proses sosialisasi kepada masyarakat disebut telah berjalan. Sementara itu, penilai tanah atau appraisal juga tengah dalam proses lelang guna memastikan besaran ganti rugi dihitung secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan.

“Semua akan dihitung secara transparan dan akuntabel. Tidak ada yang kita sembunyikan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, para Asisten Sekda, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

Di akhir pernyataannya, Bupati H. Shalahuddin mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk media, untuk bersama-sama mengawal proyek tersebut agar berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Mari kita kawal bersama agar pembangunan ini cepat selesai, berkualitas, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Kabupaten Barito Utara,” pungkasnya. (Dd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *