DaerahKota Metro

‎Peringati Hari AIDS Sedunia, dr. Agung Ajak Warga Hapus Stigma Buruk Penderita HIV ‎

271
×

‎Peringati Hari AIDS Sedunia, dr. Agung Ajak Warga Hapus Stigma Buruk Penderita HIV ‎

Sebarkan artikel ini

‎METRO, (HI)— Klinik Sahabat Sehati
‎Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD ) Jend Ahmad Yani Metro memperingati Hari Aids Sedunia 2025.

‎Dalam rangka memperingati Hari Aids Sedunia 2025 menyerukan Kampanye Sadar HIV dengan melaksanakan penyuluhan di lingkungan RSUD Jend Ahmad Yani Metro, pada Senin, (01/12/2025).

‎Kegiatan penyuluhan ini dipimpin langsung oleh dr.Agung  Budi Prasetyo, Sp.PD, dr. Diah Astika Rini, SpA, dr. Solechin, Sp.PD, Ns. Yusmiana, S.Kep. beserta jajaran tenaga kesehatan RSUD Jend Ahmad Yani Metro.

‎Menurut dr. Agung Budi Prasetyo, Ketua Klinik Sahabat Sehati RSUD Jend Ahmad Yani Kota Metro yang juga Dokter Poli Penyakit Dalam mengatakan bahwa, Memperingati Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada 1 Desember 2025, Klinik Sahabat Sehati telah menjadi garda terdepan dalam pendampingan Orang dengan HIV/AIDS di Bumi Sai Wawai.

‎“Jadi kami dari tim pelayanan voluntary counselling and testing (VCT) Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Jend Ahmad Yani Metro. Klinik Sahabat Sehati hari ini kita memperingati Hari Aids Sedunia sebagai bentuk kepedulian kita terhadap saudara saudara yang menderita HIV/Aids dengan membagikan bunga mawar kepada pengunjung,” ujar dr. Agung Budi Prasetyo dalam sambutannya.

‎Menurutnya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jend Ahmad Yani Metro telah lama memiliki Klinik Sahabat Sehati untuk mengobati penyakit HIV/Aids.

‎“Hari AIDS Sedunia 2025 mengangkat tema “Overcoming disruption, transforming the AIDS response. Artinya, mengatasi Disrupsi, Mentransformasi Respons AIDS. Tema pada tahun ini diharapkan bahwa akan menerima perubahan perubahan terutama pada penderita penyakit HIV/Aids,” ungkapnya.



‎Lebih lanjut dr. Agung Budi Prasetyo
‎mengajak masyarakat menghapus stigma buruk terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dan memperkuat solidaritas dan kepedulian.

‎“Saudara-saudara kita yang hidup dengan HIV/Aids adalah bagian dari masyarakat yang harus dirangkul, bukan dijauhi. Mulai saat ini bapak/ibu akan mengenal apa itu penyakit HIV/Aids. Dan tidak lagi mengucilkan saudara -saudara kita yang menderita HIV/Aids,” ungkapnya.

‎“Apalagi ada saudara-saudara yang menderita HIV/Aids dan belum mendapatkan pengobatan. Kami harapkan segera  dibujuk untuk mengikuti pengobatan di Rumah Sakit Jend Ahmad Yani. Jadi sudah tidak ada lagi stigma bahwa HIV itu menular dan sebagainya. Ada beberapa hal yang bisa menular dan ada beberapa hal yang tidak menular,” tambahnya.

‎dr. Agung menambahkan, Kasus penderita HIV / Aids di Kota Metro mencapai 112 orang.

‎“Kasus penyakit HIV/Aids berjumlah 122 orang. Semoga tidak menambah lagi kasus ini dan akan menjadi sehat dan pulih kembali lagi,” tuturnya. (Rahmat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *