WAY KANAN — Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, melaksanakan pengukuhan dan pelantikan serta pengambilan sumpah/janji pejabat jabatan manajerial, jabatan fungsional, serta pejabat fungsional dengan tugas tambahan sebagai Kepala Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Jum’at (25/09/2026)
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 40 orang dikukuhkan dalam jabatan manajerial, yang terdiri dari 3 pejabat JPT Pratama, 23 Administrator dan 14 Pengawas. Selain itu, sebanyak 194 orang diangkat dalam jabatan, terdiri dari 83 Administrator, 99 Pengawas, 7 Kepala Puskesmas, dan 5 Pejabat Fungsional.
Dalam sambutannya, Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked menegaskan bahwa jabatan yang diberikan kepada para pejabat bukanlah sebuah penghargaan, melainkan amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.
“Jabatan bukan penghargaan. Jabatan adalah amanah dan tanggung jawab. Mulai hari ini, ukuran keberhasilan Saudara bukan lagi sekadar hadir di kantor, menyelesaikan administrasi, atau menjalankan rutinitas. Ukurannya adalah apa yang Saudara kerjakan, apa yang Saudara hasilkan, dan apa yang dirasakan masyarakat dari pekerjaan Saudara,” tegas Bupati.
Bupati kemudian menyampaikan empat hal penting yang harus menjadi perhatian seluruh pejabat yang baru dikukuhkan dan dilantik.
Pertama, bekerja dengan integritas. Bupati mengingatkan agar jabatan tidak digunakan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. Sumpah jabatan yang telah diucapkan harus menjadi komitmen moral dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Kedua, bekerja dengan disiplin dan profesional. Menurutnya, seorang pejabat tidak cukup hanya mampu menyampaikan laporan, tetapi harus memiliki keberanian mengambil tanggung jawab, menyelesaikan persoalan dan memastikan setiap pekerjaan benar-benar tuntas.
Ketiga, bekerja dengan orientasi hasil. Bupati menekankan agar jajaran pemerintah tidak berhenti pada sebatas “sudah dilaksanakan”, tetapi harus memastikan apa hasil dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat.
“Masyarakat tidak menilai pemerintah dari banyaknya rapat dan dokumen, tetapi dari pelayanan, perubahan dan manfaat yang mereka rasakan,” ujarnya.
Keempat, bekerja sebagai satu tim. Bupati meminta seluruh ASN membangun kerja sama yang solid, baik di lingkungan organisasi perangkat daerah maupun dalam koordinasi lintas sektor.
Ia mengingatkan agar tidak ada sekat antarperangkat daerah maupun kebiasaan saling melempar persoalan. Setiap persoalan pemerintahan, kata Bupati, membutuhkan kerja sama, komunikasi dan koordinasi.
“Bangun sinergi, saling mendukung, dan satukan langkah untuk mencapai tujuan pembangunan Kabupaten Way Kanan. Keberhasilan satu OPD harus menjadi bagian dari keberhasilan Pemerintah Kabupaten Way Kanan secara keseluruhan,” tegasnya.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Bupati juga mengingatkan bahwa kepercayaan yang diberikan bukan untuk dinikmati, melainkan untuk dipertanggungjawabkan melalui kinerja nyata.
“Jangan pernah merasa bahwa setelah dilantik Saudara sudah berada di titik akhir. Justru hari ini adalah awal dari pembuktian. Tunjukkan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Saudara memang layak,” pesannya.
Bupati meminta seluruh pejabat bekerja secara profesional, membangun komunikasi dan koordinasi, berani mengambil keputusan yang benar, serta tidak membiarkan persoalan berlarut-larut hanya karena menunggu pihak lain menyelesaikannya.
Di akhir sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menegaskan pentingnya kesamaan cara pandang seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Kita bekerja bukan untuk sekadar menyelesaikan tugas, tetapi untuk menyelesaikan persoalan.”














