LAMPUNG BARAT – Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN bergerak cepat menyalurkan bantuan tanggap darurat musibah kebakaran bagi Pondok Pesantren (Ponpes) Sunan Bonang, Pekon Padang Cahaya, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat, Senin (13/7/2026).
Bantuan diserahkan secara langsung oleh Badan Pembina YBM BRILiaN yang juga merupakan Pemimpin Cabang BRI Liwa, Bapak Yudi Syawalman, didampingi oleh Badan Pelaksana YBM BRILiaN Region 5 Bandar Lampung, Amir Mudaris. Paket bantuan tersebut diterima langsung oleh Pimpinan Ponpes Sunan Bonang, Ustadz Ahmad Rosyidin.
Adapun bantuan kemanusiaan yang disalurkan meliputi paket survival kit (perlengkapan darurat), kaos program, sajadah karpet, serta pakaian layak pakai untuk memenuhi kebutuhan logistik dasar para santri pasca-musibah.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Yudi Syawalman menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang menimpa salah satu institusi pendidikan agama di Lampung Barat ini. Beliau berharap bantuan stimulan ini dapat meringankan beban psikologis dan operasional pesantren.
“Sinergi ini merupakan wujud nyata kepedulian YBM BRILiaN untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Semoga bantuan yang tidak seberapa ini bisa memberikan kemanfaatan nyata dan membantu mempercepat pemulihan aktivitas di pondok pesantren,” ujar perwakilan manajemen.
Sementara itu, Pimpinan Ponpes Sunan Bonang, Ustadz Ahmad Rosyidin, mengekspresikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kepedulian serta respons cepat dari pihak YBM BRILiaN.
“Kami menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan ini. Kedatangan logistik ini sangat tepat waktu dan memang menjadi barang-barang yang saat ini sangat dibutuhkan oleh para santri kami. Semoga menjadi berkah bagi seluruh jajaran YBM BRILiaN,” ungkap Ustadz Ahmad Rosyidin dengan haru.
Aksi tanggap bencana ini diharapkan dapat memicu kolaborasi dan kepedulian dari berbagai pihak lainnya untuk bersama-sama membantu pemulihan sarana dan prasarana Ponpes Sunan Bonang agar para santri dapat segera kembali belajar dengan kondusif.














