Warga Terdampak Limbah Datangi Proyek Pembangunan Wisata Religi Mesuji

  • Whatsapp
Warga Terdampak Limbah Datangi Proyek Pembangunan Wisata Religi Mesuji

Mesuji – Sejumlah Orang datangi proyek pembangunan Wisata Religi Mesuji Kamis (02/12/2021).

Masyarakat diduga terdampak limbah pembangunan wisata religi Desa Wirabangun datangi lokasi proyek pembangunan wisata religi, guna menuntut ganti rugi/tali kasih kepada PT Karya Bangun Mandiri Persada (KBMP) selaku pihak pelaksana pembangunan proyek tersebut, pasal nya diduga dampak dari limbah pembangunan telah mencemari lahan pertanian masyarakat yang kemudian menyebabkan gagal panen dan tentunya masyarakat mengalami kerugian.

Kepada awak media, salah satu perwakilan warga, Muklis menjelaskan, “Kami sudah ajukan perihal pencemaran air sungai yang mengaliri lahan pertanian kami ini jauh sebelum hari ini pak, bahkan kami sudah datangi selama dua kali, akan tetapi mereka ini (PT. KBMP) yang tadinya berjanji akan memangil kami untuk musyawarah mencari solusi sampai detik ini jika kami tidak datangi kembali mereka ini terkesan mengabaikan pak,” jelasnya.

Baca Juga :  Belum Lunas Sewa, Pemda Mesuji Segel Kios Pedagang Pasar KTM

“Kami berharap pihak pihak kontraktor dapat segera memberikan solusi kepada kami masyarakat ini,  nggak banyak kok pak tuntutan kami, ada 32 hektare sawah kami yang rusak pak, kami hanya meminta pengertian dari pihak kontraktor untuk mengganti biaya tanam kami saja Pak nggak lebih, akan tetapi jika masalah ini tidak segera di selesaikan kami masyarakat akan menghentikan dahulu pekerjaan hingga ada titik terang dari masalah ini,” tambah Muklis

Di tempat terpisah, Muryanto dalam hal ini mewakili Dinas Perkim menjelaskan, “Benar hari ini ada masyarakat datang ke proyek ketika saya sedang meninjau Proyek, menyikapi hal ini kami Dinas terkait (PERKIM) akan diskusikan masalah ini, dan meminta kepada Pihak PT KBMP untuk meninjau dan meluruskan masalah ini dan tentunya saya akan sampaikan kepada pimpinan,”

Baca Juga :  Belum Lunas Sewa, Pemda Mesuji Segel Kios Pedagang Pasar KTM

“Kami sangat berharap adanya proyek pembangunan wisata religi ini tidak akan berdampak buruk kepada masyarakat sekitar,” terang Nuryanto. (Ard)

Pos terkait