Wali Kota Wahdi Launching Kampus Desa Emas Payungi University dan Stebank Islam

  • Whatsapp
Wali Kota Wahdi Launching Kampus Desa Emas Payungi University dan Stebank Islam

Metro — Walikota Metro Wahdi mengahadiri Ulang Tahun Ke 3 Pasar Payungi dan Launching Kampus Desa Emas Payungi University dan Stebank Islam, Minggu (31/10/2021).

Menurut Walikota Metro, dengan Milad yang ke 3 payungi, Pemerintah Kota Metro turut mengapresiasi atas keberhasilan warga sekitar yang telah bersinergi dan turut memajukan ekonomi kota dan juga peningkatan ekonomi desa.

“Saya sangat bangga dengan kreativitas para pemuda dan juga kolaborasi antar warga yang bisa menjalankan Pasar Payungi dengan sangat baik, dengan adanya pasar payungi ini perekonomian masyarakat dan juga kota akan sangat baik,” ungkap Wahdi.

Wahdi juga mengatakan, bahwa tidak cukup hanya dengan itu saja untuk membantu prekonomian masyarakat, tetapi sekarang para pemuda Pasar Payungi juga turut membangun Kampus Desa.

Baca Juga :  Pemkot Metro Gelar Rakor Penetapan Kebijakan Pemberlakuan Nataru

Sebuah program inovatif dalam pemberdayaan masyarakat, dan sangat relevan untuk diadaptasi secara nasional. Program dimaksud bertajuk “Kampus Desa” yakni sebuah implementasi program pemberdayaan masyarakat secara swadaya dengan mensinergikan masyarakat, kader Posdaya, Pemerintah Daerah, pihak swasta, dan Yayasan/LSM.

“Program ini dirancang untuk memungkinkan terlaksananya proses untuk kemajuan desa dan Posdaya. Pengembangan potensi desa merupakan bentuk pengabdian yang harus dilaksanakan dengan terjun langsung ke masyarakat secara continue,” ungkap Wahdi.

Anggota DPD RI Dapil Lampung, Abdul Hakim, mengatakan bahwa Kampus Desa sangat strategis dalam melengkapi program-program yang bersifat mendidik para pemuda dan juga masyarakat, ini juga sebagai upaya pemberdayaan masyarakat yang butuh waktu sangat panjang, membutuhkan juga sumberdaya yang tidak terbatas dengan program yang terus menerus.

Baca Juga :  Wali Kota Wahdi dan Wakil Hadiri Dirgahayu ke-22 DWP

“Aksi program Kampus Desa bisa dijadikan wadah transfer ilmu dan teknologi bagi masyarakat, praktik dan magang serta sharing aneka topik. Di Kampus Desa ini, masyarakat bisa mendapatkan ilmu dan teknologi di bidang pertanian dalam arti luas, ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lingkungan,” ungkapnya. (Rls/Dh)

Pos terkait