Wakil Bupati Pesibar Terima Kunker BMKG Lampung Utara

  • Whatsapp
Wakil Bupati Pesisir Barat A. Zulqoini Syarif, SH Menerima audiensi terkait hasil kegiatan pembuatan dan verifikasi lapangan peta rawan Tsunami dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung Utara. Foto: Ist

Pesisir Barat – Wakil Bupati Pesisir Barat A. Zulqoini Syarif, SH Menerima audiensi terkait hasil kegiatan pembuatan dan verifikasi lapangan peta rawan Tsunami dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung Utara di ruang rapat Wabup Setdakab Pesisir Barat, pada Selasa 25 Mei 2021.

Turut mendampingi Wakil Bupati Pesisir Barat dalam audiensi tersebut diatas, Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Ir. Hasnul Abrar Sanusi, MP dan Sekretaris BPBD Pesisir Barat Mirza Sahri.

Dalam Kesempatan itu, Kepala Stasiun Geofisika Lampung Utara, Anton Sugiharto, S. Kom memberikan informasi tentang geofisika yaitu aktifitas kegempaan wilayah lampung yang meningkat. Untuk itu diharapkan kesiapsiagaan daerah, diantaranya wilayah Pesisir Barat untuk bisa ditingkatkan sehingga bisa meminimalisir korban jiwa akibat gempa bumi dengan skala besar dan bencana Tsunami.

Baca Juga :  Komandan Kodim 0410/KBL Pimpin Corp Raport Masuk Satuan Personel

Dengan adanya informasi peta Hazard Tsunami maka diharapakan kesiapsiagaan daerah juga bisa ditingkatkan.

Salah satu peningkatan kesiapsiagaannya adalah dengan adanya jalur evakuasi penyelamatan masyarakat hingga adanya tempat titik kumpul evakuasi, jelasnya.

Kemudian dilanjutkan paparan Wakil Bupati Pesisir Barat untuk kesiapsiagaan dalam mengantisipasi gempa bumi yang berpotensi rawan tsunami.

Hal ini terjadi akibat pergerakan lempeng ‐ lempeng tektonik, jelas Wakil Bupati. Selain itu gempa juga dapat terjadi karena aktivitas gunung api dan juga cuaca serta curah hujan, tambahnya.

Pergerakan lapisan batuan di bumi secara tiba-tiba dapat menghasilkan energi yang dipancarkan ke segala arah berupa gelombang. Saat gelombang itu mencapai permukaan bumi, getarannya dapat merusak segala sesuatu, seperti bangunan, dapat menimbulkan banyak korban jiwa, ungkap Wakil Bupati.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Gelar Sosialisasi Dokumen Pembuatan Aplikasi Khusus

Diinformasikan juga bahwa prakiraan gelombang panjang hingga tujuh hari ke depan yang memuat prakiraan tinggi gelombang dan potensi hujan lebat bersama petir. (*)

Facebook Comments