Wahyudi MK: Bumdes Pendukung Perekonomian Di Desa

  • Whatsapp
Wahyudi MK, S.Sos, selaku Pendamping Desa Kecamatan Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara. Ist

Pasca pengesahan UU cipta kerja (Omnibus Law), keberadaan Badan Usaha Milik Desa/BUMDes semakin diperkuat, hal ini dipertegas kembali melalui PP No 11 tahun 2021 yang merupakan turunan dari UU Cipta Kerja. BUMDes saat ini statusnya sebagai badan hukum, yang tentunya hal ini memudahkan BUMDes dalam melakukan pengembangan usaha, baik secara mandiri maupun melalui skema kerjasama dengan Pihak Ketiga.

Menurut Wahyudi MK, S.Sos, selaku Pendamping Desa Kecamatan Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara bahwa dalam penerbitan badan hukum BUMDes prosesnya bisa dilakukan melalui sistem online yang di fasilitasi oleh kementerian Desa dan PDTT. Walaupun sertifikat badan hukumnya tetap diterbitkan oleh Kemenkumham, pihak kementerian desa dan PDTT bersinergi menjadi jembatan penghubung dalam proses verifikasi kelengkapan persyaratan badan hukum BUMDes.

Baca Juga :  DPD AWPI Kalteng Segera Gelar Pelantikan

“Keberadaan BUMDes merupakan salah satu pendukung kemandirian perekonomi di desa, pengelolaan BUMDes yang baik akan berimbas kepada pembangunan ekonomi desa. Kita bisa lihat di daerah-daerah maju lainnya bagaimana BUMDes sudah mampu memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan, baik yang bergerak di bidang pariwisata maupun dalam sektor produksi hasil pertanian dan jasa” jelas Wahyudi,MK mantan Ketua PMII Kukar ini pada Haluan Indonesia (18/07).

Wahyudi MK, menambahkan bahwa untuk melihat kemajuan sebuah desa, salah satunya bisa dilihat dari aktivitas BUMDes di desa tersebut, apakah sudah mampu berkontribusi pada peningkatan ekonomi desa, yaitu dalam bentuk sumbangan Pendapatan Asli Desa (PADes) dalam APBDes di desa tersebut. Desa yang mandiri adalah desa yang sudah memiliki PADes, semakin tinggi hasil dari BUMDes maka akan semakin banyak PADes desa tersebut maka makin maju perekonomian desa tersebut.

Baca Juga :  DPD AWPI Kalteng Segera Gelar Pelantikan

“Maka dari itu penguatan BUMDes ini merupakan program prioritas dari Kementerian Desa dan PDTT demi mewujudkan desa yang mandiri” tegas Wahyudi, MK. Saat ini di Kecamatan Tabang sudah terdapat 15 Bumdes dari 19 Desa yang ada di wilayah tersebut. (Vf)

Pos terkait