Wagub Optimis Lampura Mampu Jadi KLA

BANDARLAMPUNG- Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Chusnunia Chalim, optimistis Kabupaten Lampung Utara mampu menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA).

“Kami optimis pada tahun 2020 dapat mewujudkan Kabupaten Lampung Utara sebagai Kabupaten Layak Anak,” ujar Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim di Lampung Utara, Rabu.

Menurutnya, Kabupaten Layak Anak tidak hanya sekedar penghargaan melainkan menjadi barometer agar daerah mampu memberikan hak kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Untuk mewujudkan Provinsi Lampung menjadi Provinsi Layak Anak, Wakil Gubernur Lampung terus mendorong delapan kabupaten/kota di Provinsi Lampung untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak salah satunya Lampung Utara.

“Mari saling bersinergi untuk mewujudkan Provinsi Lampung Layak Anak, agar hak dan masa depan anak -anak sebagai generasi penerus Bangsa dapat terpenuhi,” katanya.

Baca Juga :  Sekdaprov Buka Rakor Pengawasan Intern Keuangan dan Pembangunan Wilayah Lampung

Optimisme di wujudkannya Kabupaten Layak Anak di Lampung Utara, juga disampaikan oleh Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Sofyan.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berkomitmen menjadi Kabupaten Layak Anak, melalui sosialisasi KLA ke kecamatan dan desa, melakukan pembinaan Forum Anak Daerah, dan telah menetapkan sejumlah sekolah dasar dan sekolah menengah pertama sebagai sekolah ramah anak,” ujar Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Sofyan.

Ia mengatakan,Lampung Utara juga telah ikut serta dalam memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak melalui pembentukan Nuwo Singgahan Intan Permato, sebagai Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak sejak tahun 2015 silam.

“Dibentuknya Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak bertujuan untuk mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya tindak kejahatan terhadap perempuan dan anak,” katanya. (ant)

Baca Juga :  Riana Arinal Salurkan Sembako ke Masyarakat di 3 Lokasi di Bandarlampung

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.