Usut Proyek Permukiman Kumuh Senggarang, DPD Perpat Tanjungpinang Apresiasi Kejari

  • Whatsapp

Tanjungpinang – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) Tanjungpinang mengapresiasi dan mendukung penuh upaya Kejaksaan Negeri Tanjungpinang dalam mengusut tuntas kasus dugaan korupsi proyek pembangunan. Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPD Perpat Tanjungpinang, Said Ahmad syukri alias Sasjhoni kepada Awak media ini, senin (09/08/2021).

“Sebelumnya, kami mengapresiasi kinerja Kajari (Kepala Kejaksaan Negeri) Tanjungpinang, yang baru seumur jagung berada di kota Tanjungpinang, sudah membuat suatu gebrakan yang luar biasa, dimana pihak Kejari sudah memanggil sejumlah pihak terkait dugaan kasus proyek Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Kota Tanjungpinang Kawasan Senggarang-Kampung Bugis, dengan nilai kontrak Rp34.107.483.783. Dengan Nomor Kontrak : 04/DOK-IDB/PKP-Kepri/I/2020,” ungkapnya

Ia menjelaskan, “Dari amatan kami, banyak pekerjaan yang tidak sesuai di lapangan, dimana pekerjaan tersebut sangat buruk kualitasnya, mulai dari pengecoran poer, sloof dan Plat Pelantar, sebab di dalam kontrak dan Rab menggunakan K 250, Namun kenyataan di Lapangan hasilnya hanya mencapai K 225, begitu juga dengan sejumlah item dalam pekerjaan tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :  Kalapas Pimpin Kenaikan Pangkat ASN Lapas Narkotika Tanjungpinang

Said Ahmad melanjutkan, “Mirisnya, tiang beton bisa patah dan roboh ke laut yang mengakibat sambungan tidak senyawa, kita menarik kesimpulan, akibat tidak profesional pihak rekanan dan pengawas,” lanjutnya.

Ia mengatakan “Kita berharap agar kasus dugaan korupsi tersebut diungkap secepatnya, selain itu Kami juga berikan apresiasi kepada pihak Kejari Tanjungpinang,” tutupnya. (BD)

Pos terkait