Unit Narkoba Polsek Jatisampurna Ungkap Peredaran Narkotika

  • Whatsapp
Unit Narkoba Polsek Jatisampurna Berhasil Mengungkap Peredaran Narkotika. Foto: Ist

Bekasi, – Satuan Reserse Narkoba kepolisian Sektor (Polsek) Jatisampurna Polres Metro Kota Bekasi berhasil mengungkap kasus peredaran Narkotika 10 kilogram ganja dari tersangka RA Bin F (25) yang ditangkap 28 Juni 2021.

“Atas dasar Laporan Polisi Nomor LP/01/-JTS/K/VI/2021 dan Surat perintah penyidikan Nomor SP.Dik/01/VI/2021/Sek JTS tanggal 28 juni 2021 anggota unit Narkoba Polsek Jatisampurna berhasil menangkap seorang pengedar narkotika jenis Ganja,” kata Kapolres Metro Kota Bekasi Kombes Pol Aloysius Supijadi saat konfrensi pers di Aula Polres Metro Kota Bekasi,Jum’at (2/7).

Aloysius menjelaskan pada 28 Juni 2021, petugas Satuan Reserse Narkoba Polsek Jatisampurna mendapatkan informasi dari warga bahwa akan ada transaksi Norkoba di depan JNT Expres jl.Pemuda pulogadung jakarta timur, setelah mengetahui ciri ciri pelaku kemudian anggota mendatangi tempat kejadian dan mendapati pelaku sedang duduk di pinggir jalan anggota Unit Narkoba Polsek Jatisampurna berhasil menangkap pelaku berinisial RA (25) di depan JNT Expres di jalan pemuda No.705 Pulogadung Jakarta Timur.

Baca Juga :  Pengamat Hukum Slamet Pibadi Angkat Bicara Terkait Pelanggaran PPKM oleh THM Dinasty

Dia ditangkap bersama dengan barang bukti 10 bungkus plastik hitam dilakban warna coklat di dalam plastik hitam yang di letakan di dalam tong sampah, pelaku mengaku mendapatkan Narkotika jenis Ganja sebanyak 10 kilogram dari Sdr.R (DPO) yang menitipkan kepada pelaku untuk di edarkan.

Polisi kemudian mengamankan RA berikut barang bukti Narkotika Jenis Ganja seberat 10 Kg untuk penyidikan lebih lanjut.

Pelaku sdr.RA menjelaskan bahwa dirinya di suruh sdr.R mengambil Narkotika jenis Ganja di daerah kawasan industri pulogadung jakarta timur pada tanggal 27 juni 2021 pukul 20.30 Wib.

Lanjut RA bahwa dirinya di suruh mengambil Narkotika jenis Shabu dan menyerahkan Narkotika jenis Ganja dan di janjikan mendapat upah Rp.250.000,-/kilo dan pelaku mengakui sudah 3 (tiga) kali disuruh oleh sdr.R

Baca Juga :  Pengamat Hukum Slamet Pibadi Angkat Bicara Terkait Pelanggaran PPKM oleh THM Dinasty

Dengan demikian, dari tersangka RA itu polisi
– Menyita 10 kilogram ganja kering,
– 1 unit Handphon Nokia warna Hitam dan
– 1 unit Handphon OPPO warna hitam.

Polisi menjerat para pelaku pasal 114 juncto pasal 112 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun atau seumur hidup. (Jerry)

Facebook Comments