UKPBJ Pesibar Kena Somasi, CV. Bumi Langit Konstruksi

Pesisir Barat – Ketua Unit Kerja Pengadaan Barang Jasa (UKPBJ) Kelompok Kerja Pemilih I Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, di somasi CV. Bumi Langit Konstruksi, Jum’at (13/3).

Direktur perusahaan CV. Bumi Langit Konstruksi, Andrean Jaelani mengatakan bahwa perusahannya telah mengikuti prosedur penawaran (Tender) untuk pengerjaan jalan Pekon Walur – Kawut Kuda di Kecamatan Pesisir Utara, dengan nilai 3 milyar, ujar Andrean Jaelani.

” Perusahan kami telah ikut serta dalam proses pelelangan pekerjaan tersebut, tahap demi tahap proses telah kami ikuti, ” ujarnya. ” Proses kelengkapan admistrasi telah kami penuhi juga, tambahnya “. 

” Proses pemaparan langsung mengenai Perusahan kami sudah kami ikuti dan disaksikan langsung oleh ketua UKPBJ saat itu, ” ujar Andrean.

Baca Juga :  Dinsos Lampung Rapat Usulan Gelar Pahlawan Nasional KH Ahmad Hanafiah

” Setelah dilakukan proses pemaparan, dan sudah dapat dipastikan bahwa perusahan kami yang menjadi pemenangnya pada saat lelang tersebut, ” ujarnya. 

” Akan tetapi pada saat tayang yang tertera di (lpsepesisirbarat.go.id,), lelang pekerjaan tersebut dibatalkan, “ujarnya.

” Alasan yang diberikan kepada kami tidak begitu jelas, mengapa harus dibatalkan, ” tambah Andrean. 

” Hari ini kami akan melakuan somasi, jika tidak ada titik temu, kami akan melaporkan hal ini ke penegak hukum “. Karena jika  melihat hal seperti ini, kuat dugaan kami  bahwa  ada indikasi – indikasi korupsi, ” jelas Andrean.

” Terus terang, kami merasa sangat dirugikan, karena tidak jelas proses pelelangan ini, ” tegas Andrean.

Baca Juga :  Wakil Menteri Perdagangan RI Tinjau Pasar Jatimulyo Lampung Selatan

Pendamping Hukum CV. Bumi Langit Konstruksi, Yopi Hendro, SH, MH., mengatakan,  ” kami akan membawa perkara ini ke ranah hukum,  jika nanti tidak ada itikat baik dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat, ” tegasnya.

” Kuat dugaan kami bahwa ada indikasi penyalahgunaan wewenang, sehingga telah merugikan perusahan yang mengikuti tender, bahkan dugaan kami, telah ada ndikasi korupsi dalam hal ini “. 

” Kami masih menunggu jawaban dari Pemerintah Daerah, dalam hal ini ketua Unit Kerja Pengadaan Barang Jasa (UKPBJ) Kelompok Kerja Pemilih I, pada pengerjaan jalan Pekon Walur – Kawut Kuda, di Kecamatan Pesisir Utara dengan nilai 3 milyar ini “.

Baca Juga :  Ketua TP. PKK Bersama PT Pelindo Persero Regional II Salurkan Bantuan Program SIGER

” Terus terang, dalam hal ini klien kami merasa sangat dirugikan, atas pemutusan sepihak ini, ” tegas Yopi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.