UIN Raden Intan Rawan Pencurian Helm

  • Whatsapp

BANDARLAMPUNG- Lagi, untuk kesekian kali, prilakutak mencerminkan layaknya sebagai seorang agen perubahan. Kurun waktu 3 bulan wartawan media cetak kehilangan helm untuk kesekian kalinya, tepatnya Fakultas Tarbiyah Kejuruan di area parkir Pendidikan Bahasa Arab, Selasa (10/12) pada siang pukul 11.36 Wib.

Kembali terulang, wartawan salah satu media cetak dikejutkan atas kehilangan helm untuk ke dua kalinya. Kejadian bermula saat rekanan hendak menemui dosen di prodi pendidikan bahasa arab dan memarkirkan kendarannya tepat didepan gedung fakultas tarbiyah keguruan prodi pendidikan bahasa arab, namun nahas belum sampai 2 menit kendaraan terparkir, helm yang dikenakan awak media hilang dan tak tau kemana.

Saat dikonfirmasi salah satu rekanan media cetak independen Pos mengungkapkan, “bukan untuk pertama kalinya saya kehilangan helem disini, selama 3 bulan ini tercatat sudah 2 unit helm hilang diarea parkir pendidikan (PBA) ini, ” tutur syarif kepada awak media.

Baca Juga :  SIGER jadi Tema NU Science and Cultural Art 2021

Tak hanya itu, “Peristiwa ini bukan hanya menimpa saya, tetapi banyak mahasiswa/mahasiswi, yang bernasib seperti saya, “tambahnya kepada awak media.

Setelah melakukan konfirmasi terhadap salah satu satpam penjagaan kampus hijaU UIN RIL Syarifudin menjelaskan, “Memang sudah terlalu sering kehilangan helm di area kampus dek,” jelasnya.

Pada saat kejadian awak media melakukan konfirmasi kebirokrasi kampus, namun tidak membuahkan hasil, pada siang tadi melanjutkan untuk meminta konfirmasi namun hal sama terulang tidak ada satupun instansi yang membidangi hal itu dapat ditemui.

Selama kurun waktu 4 tahun Syarifudin, satpam kampus UIN memantau di lapangan. Dia beserta rekan- rekan satpam lain mengaku berhasil memergoki oknum mahasiswa yang suka mengambil helm, tercatat selama ini sudah mendapati 2 oknum mahasiswa yang sedang melancarkan aksinya ditempat yang berbeda. (rif)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.