Tunggak Bayaran Sekolah, YPP Nurul Islam Desa Sumber Jaya Lampung Selatan “Biasa” Tahan Ijazah Murid

  • Whatsapp
Tunggak Biaya Sekolah YPP Nurul Islam Desa Sumber Jaya Lampung Selatan "Biasa" Tahan Ijazah Murid

LAMPUNG SELATAN – Kembali terjadi satu kejadian yang cukup miris menggugah hati dalam dunia pendidikan di Lampung Selatan, meski sekolah ini berdiri di lahan Register 40 Gedung Wani YPP Nurul Islam ternyata sekolah ini dengan tega menahan puluhan Ijazah para muridnya dan ini terjadi dari tahun 2017 hingga saat ini, terlebih dimasa Pandemi.

Secara tegas Pendidikan merupakan prioritas program nasional di Indonesia, diharapkan dengan meningkatnya intelektual penerus bangsa ini dapat menjadi faktor keberhasilan dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa kedepannya.

Tidak main main negara bahkan menjamin akan pendidikan anak melalui sistem pendidikan dan kucuran dana pendidikan yang salah satunya terakumulasi melalui dana Bantuan Operasional Sekolah(BOS), bahkan banyak lagi program bantuan yang lainnya yang berfungsi menopang biaya pendidikan.

Hal tersebut telah di regulasikan melalui Undang undang No.20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan serta Undang undang No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, yang berhak untuk mendapatkan hak mendapatkan pelayanan pendidikan yang layak.

Namun berbanding terbalik dengan kenyataan di Yayasan Pondok Pesantren Nurul Islam yang beralamat di Desa Sumber Jaya Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan teridentifikasi sebahagian siswa/i yang menempuh pendidikan ( SMP,MTs,MA,SMK Nurul Islam) tidak dapat menerima ijazah setelah lulus karna mereka memiliki tunggakan administrasi selama mereka menempuh pendidikan di YPP Nurul Islam “Tanpa Ampun dan Solusi”.

Baca Juga :  Kasus KONI Berlanjut, 5 Nama Dipanggil Penyidik Kejati Lampung

Saat di kunjungi di kediamannya Berdasarkan Keterangan korban penahanan ijazah (RA) siswi ini menceritakan dan membenarkan jika dirinya pernah bersekolah di SMK Nurul Islam tidak bisa mendapatkan ijazah yang perkaranya masih memilliki Tunggakan Sekolah.

“Ijazah saya sudah hampir setahun di tahan oleh pihak sekolah, karna ada tunggakan,” ungkap RA siswi tamatan YPP Nurul Islam Ini.

Menariknya berdasarkan Keterangan dari Sumber lainnya dilingkungan ini yang enggan namanya di tulis menjelaskan ternyata sudah banyak mantan murid sekolah tersebut yang ijazahnya yang ditahan oleh pihak sekolah karna perkara yang sama “Menunggak biaya sekolah”, dan sepengetahuan saya hal ini terjadi dari tahun 2017 hingga 2021 ini, tapi tidak berani Angkat bicara karna mereka menilai percuma bicara tapi nggak ada solusi.

Baca Juga :  Kejati Lampung Kembali Panggil 4 Saksi Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI

Terkait Hal ini melalui Ketua Barisan Anak Lampung Analitik Keadilan (BALAK) pria yang Akrab disapa Idris Abung ini Sangat terkejut ada Sebuah Yayasan pendidikan Komersil di lahan Register yang berujung ada kejadian penahanan ijazah murid.

Tentunya dengan adanya kejadian ini saya sangat Menyayangkan bahkan mengecam jika benar adanya penahanan ijazah Tersebut Hanya karna Ada tunggakan oleh para Siswa siswinya apakah tidak ada langkah solusi lain, yang di lakukan oleh Pihak Sekolah”

“Pertama kok bisa ya, YPP Nurul Islam bisa mendapatkan izin operasional kegiatan belajar mengajar padahal kita semua tahulah bahwa lokasi berdirinya yayasan ini berada di atas tanah register 40 Gedong wani,”

“Bukankah salah satu persyaratan mendirikan sekolah adalah legalitas status kepemilikan lahan tanah, berdirinya sebuah sekolah,”

Kedua apakah bisa di benarkan Adanya penahanan ijazah tanpa adanya dialog untuk mencari solusi terlebih izin berdirinya yaysan ini selain bentuk Sekolah Agama juga merupakan pondok pesantren sehingga semestinya mengedepankan nilai kemanusiaan dan Moral,” Ungkap Idris Abung.

Baca Juga :  Kejati Lampung Kembali Panggil 4 Saksi Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI

Lebih lanjut Pria Gondrong ini mengatakan Dalam Waktu Dekat kami akan segera mencoba untuk memediasi dan berkoordinasi dengan kemenag dan Dinas Pendidikan kabupaten Lampung Selatan Juga Kanwil Provinsi Lampung.

“Sebab, apa yang terjadi di YPP Nurul Islam menjadi sebuah catatan Buruk yang dapat mencoreng dunia pendidikan tidak hanya di Lampung tapi juga di Indonesia, hal ini adalah kejadian luar biasa dan miris menimpa dunia pendidikan.

Kami juga akan meminta kepada pihak terkait agar segera dilakukan audit dan evaluasi terhadap legalitas lembaga pendidikan yang bernaung di YPP Nurul Islam dan segera pihak terkait mencabut izin operasional (SMP,MTs,MA,SMK) Nurul Islam bilamana itu terbukti,” Tegas Idris Abung.

Sayangnya hingga berita ini di turunkan, Bapak Hafit selaku Pengurus YPP Nurul Islam belum memberikan keterangan klarifikasi , meski berkali kali di hubungi melalui nomor WhatsApp. Saat  mengunjungi sekolah semua pihak yang berkompeten mendadak Diam seribu bahasa tanpa memberikan keterangan. (*)

Pos terkait