Tren Covid-19 di Indonesia Masih Tinggi

  • Whatsapp

Bandar Lampung — Masa darurat covid-19 di Indonesia telah berlangsung sejak dua bulan, tepatnya 16 Maret 2020 lalu dan hingga saat ini, 26 Mei 2020, trennya meningkat. Hal itu berdasarkan bentuk kurva masih menanjak yang menunjukkan masih ada kasus baru yang ditemukan.

“Bentuk kurva kasus Covid-19 masih menanjak, artinya masih ada penemuan kasus baru,” kata Jubir Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung Reihana, Selasa (26/5).

Kepala Dinas Kesehatan Lampung itu juga menyebut angka reproduksi efektif virus di Lampung masih di atas angka 1. Angka itu menunjukan masih ada kasus penularan virus di wilayah Lampung.

“Saat ini, secara nasional baru Jakarta dan Yogyakarta yang memiliki angka reproduksi efektif di bawah 1,” ujarnya.

Baca Juga :  Bawaslu Pesibar Ngopi "Ngobrol Pilkada" Bersama Pjs Bupati

Diketahui, hingga saat ini Tim Gugus Tugas telah mendiagnosis 116 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Dari jumlah itu, 64 di antaranya masih dalam isolasi dan 44 pasien telah sembuh. Sedangkan pasien yang meninggal 8 orang.

Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Lampung saat ini mencapai 100 orang dengan 68 orang dinyatakan negatif dan 12 pasien masih dalam perawatan. Sedangkan 20 pasien berstatus PDP meninggal.

Hingga saat ini Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung telah melakukan pemantauan kepada 3.078 orang. Sementara saat ini ada 68 orang berstatus ODP dan 7 orang meninggal dalam status ODP. (Rei)

Facebook Comments