Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Metro Tegur Pemilik Cafe yang Tak Mematuhi Himbauan Pemerintah

  • Whatsapp

Metro — Masa pedemi covid-19, pemerintah sudah mengeluarkan himbauan tentang larangan berkumpul ditempat umum atau yang disebut social distancing.

Kapolres Metro, AKBP Retno Prihawati dan Dandim Letkol CZI Burhanuddin beserta Jajaran Gugus tugas mendatangi menegur pemilik Cafe Lacosta metro yang lagi rame pengunjung berkumpul dan tidak memakai masker, Sabtu malam (16/05/2020).

Dandim Letkol CZI Burhanuddin menyampaikan, Tim Gugus Tugas dari TNI-POLRI Dipimpin langsung Oleh Dandim dan Kapolres Metro. Mereka menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mengingat pandemi ini belum berakhir sehingga adapun kafe yang buka harus mematuhi protokol pencegahan terjadi nya covid-19, salah satu nya adalah memakai masker harus menjaga jarak antar pengunjung kemudian ada tempat cuci tangan, harus sering cuci tangan.

Baca Juga :  Pjs. Bupati Pesibar Ikuti Vidcon Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Cuaca Ekstrim

“Kita harus menyadarkan kembali pada masyarakat yang sudah mulai jenuh bahwa pandemi ini belum berakhir mari sama-sama kita mengingatkan pada masyarakat dan mengedukasi kembali tentang ancaman virus ini belum keluar dari kota metro tercinta ini. Pengunjung boleh datang keCafe tapi harus sering cuci tangan kemudian dihimbau segera kembali jangan nongkrong-nongkrong malam sebelum terjadi virus covid-19,” papar Letkol CZI Burhanuddin.

Kapolres Metro, AKBP Retno Prihawati menghimbau, “pada pemilik kafe untuk menjaga jarak penempatan kursinya batas waktu untuk berada ditempat tersebut sehingga tidak terjadi penumpukan jadi membuat batas batas dan menggunakan masker. Kita tidak pernah ada larangan melaksankan penutupan tetapi semuanya harus diperhatikan protokol kesehatan,” Ucapnya.

Baca Juga :  Gubernur Ikuti Rakor secara Virtual Antisipasi Penyebaran Covid-19 Saat Libur Panjang

Kapolres Metro menyampaikan bahwa yang perlu diwaspadi adalah perkumpulan massa, bukan makanan dari cafe yang masih buka. “Yang kita waspadi adalah perkumpulan masa nya bukan makanannya. Sekali lagi perkumpulan masa nya bukan makanannya karena titik rawannya ada di perkumpulan nya. Masyarakat Harus melakukan Social distancing itu yang diperlukan, kita sudah sarankan pemilik Cafe tersebut harus batasi kursinya jika ada 6 kursi, besok batasi 2 saja dan menjaga jarak nya ada 1 meter kita minta batasi 2 meter atau 3 meter. Saya memohon kerja sama oleh semua pihak terutama pemilik cafe dan jika masih melanggar akan langsung ditindak tegas,” tutup AKBP Retno Prihawati. (Dh)

Facebook Comments