Tidar Lampung Segera Gelar Musdalub

  • Whatsapp
Tidar Lampung segera gelar Musdalub

Bandarlampung – Guna memilih nakhoda baru Tunas Indonesia Raya (Tidar) Lampung akan menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) di Hotel Novotel, Bandar Lampung, 25 – 26 Oktober 2021 yang akan datang. Tunas Indonesia Raya, atau yang disingkat TIDAR, adalah salah satu organisasi sayap Partai Gerindra yang ditujukan untuk anak muda (Berusia 17-35 tahun).

Musdalub Tidar yang akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Tidar Aryo Djojohadikusumo dan Ketua DPD Gerindra Lampung Gunadi Ibrahim ini, diperkirakan akan diikuti sekitar 100 orang perwakilan Tidar dari 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Menurut keterangan ketua panitia Musdalub Tidar Provinsi Lampung, Vinto Crisber, Musdalub kali ini ada 3 orang calon Ketua Tidar yang akan ikut Kontestasi pemilihan ketua Tidar Lampung.

Baca Juga :  PM-KUTA Gelar Aksi Damai di Halaman Kejati Lampung

“Musdalub Tidar tahun ini, diadakan guna memilih Ketua Tidar di Provinsi Lampung periode 2021-2026. Karena masa jabatan pengurus Tidar sebelumnya telah berakhir, akan ada 3 calon ketua yang akan ikut kontestasi kali ini salah satunya yaitu saudara Riza Fahlevi,” terang Vinto.

Sementara itu saat di konfirmasi wartawan Indotimes, salah seorang calon ketua Tidar Provinsi Lampung Riza Fahlevi mengatakan, “Visi saya adalah untuk mengembangkan sayap partai Gerindra ini lebih dikenal di Provinsi Lampung, Tidar adalah wadah yang tepat bagi anak muda baik organisatoris atau yang aktif berdiskusi. Tidar itu tempat yang tepat untuk anak muda yang ingin terjun ke dunia politik,” jelas Riza.

Baca Juga :  Kapolda Lampung Hadiri Apel Kasatwil Polri Tahun 2021 di Bali

Riza juga berharap siapapun yang akan terpilih menjadi pemimpin Tidar di Lampung adalah pemimpin yang akan bisa mengayomi dan memberikan contoh yang baik. Ini adalah suara pemuda dan pemudi yang ada di Lampung.

Pelaksanaan musda TIDAR yang akan dilaksanakan ini tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19. (War)

Pos terkait